
Sebuah video yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan tiga orang anggota suku Togutil menghampiri para pekerja tambang, di Halmahera, Maluku Utara. Sisa-sisa anggota kelompok adat yang hidup nomaden dan bergantung sepenuhnya pada hutan ini, justru terus terdesak oleh “proyek-proyek” pemerintah.
Ketiga orang itu, satu laki-laki dan dua perempuan, nyaris tidak berpakaian ketika datang. Mereka berjalan di tanah merah yang sudah dibersihkan dari pepohonan, sementara hutan membentang di latar belakangnya.
Antropolog dari Universitas Khairun Ternate, Safrudin Abdulrahman, memahami betul kelompok masyarakat ini karena beberapa kali melakukan penelitian tentang mereka. Dia terakhir bertemu dengan anggota suku nomaden ini pada Desember 2023.
Klik Gambar diatas untuk berita selengkapnya..

