
Lensakawanua.Com -AMURANG – Menjabat sebagai Kepala Pasar (Kapas) 54 Amurang yang baru, Maryati Ngadi langsung bergerak cepat dengan melakukan terobosan nyata.
Tanpa ragu, Maryati turun langsung menyambangi para pedagang untuk mendengarkan aspirasi sekaligus menyampaikan komitmen penataan pasar demi kemajuan bersama.
Dalam aksi turun lapangan tersebut, Maryati secara tegas menyoroti praktik jual beli lapak yang marak terjadi. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap merimbas (menindak tegas) para oknum yang terlibat dalam transaksi ilegal kawasan lapak pasar.
Selain penindakan jual beli lapak, penataan ulang Pasar 54 Amurang menjadi agenda prioritasnya agar area perdagangan menjadi lebih tertib, bersih, nyaman bagi pembeli, serta kondusif bagi para pedagang resmi.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya besarnya untuk mengoptimalkan potensi pasar demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Minahasa Selatan.
Ditemui di Lokasi Pasar 54 Amurang (21/7), Maryati menyampaikan bahwa amanah yang diberikan oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (P) Theodorus Kawatu SIP akan ia jalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi.

”Prinsip saya jelas: Tegas Bukan Kasar, Tegas Demi Kemajuan Bersama. Kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Bupati Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Theodorus Kawatu akan saya laksanakan sebaik-baiknya demi ketertiban pasar dan peningkatan PAD Minsel,” tegas Maryati Ngadi.
Melalui pendekatan yang humanis namun berwibawa, kepemimpinan baru di Pasar 54 Amurang ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan, memangkas praktik-praktik melanggar aturan, serta menjadikan Pasar 54 Amurang sebagai pusat perekonomian daerah yang maju dan transparan.(1231).

