Ohongana Manyawa: Penjaga Hutan yang Terancam Tambang di Halmahera

Sebuah truk mengangkut tanah yang mengandung bijih nikel dari tambang di hutan yang ditebang di Halmahera, 19 Maret 2012. (Foto: REUTERS/Neil Chatterjee)

Sebuah video yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan tiga orang anggota suku Togutil menghampiri para pekerja tambang, di Halmahera, Maluku Utara. Sisa-sisa anggota kelompok adat yang hidup nomaden dan bergantung sepenuhnya pada hutan ini, justru terus terdesak oleh “proyek-proyek” pemerintah.

Ketiga orang itu, satu laki-laki dan dua perempuan, nyaris tidak berpakaian ketika datang. Mereka berjalan di tanah merah yang sudah dibersihkan dari pepohonan, sementara hutan membentang di latar belakangnya.

Antropolog dari Universitas Khairun Ternate, Safrudin Abdulrahman, memahami betul kelompok masyarakat ini karena beberapa kali melakukan penelitian tentang mereka. Dia terakhir bertemu dengan anggota suku nomaden ini pada Desember 2023.

Klik Gambar diatas untuk berita selengkapnya..

Next Post

Meriah dan Banjir Door Prize, Olahraga Bersama Polres Minsel Sukses di Gelar

Fri Jun 14 , 2024
LensaKawanua. Com (HPM) -Olahraga bersama TNI/Polri, Forkopimda dan Masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), digelar di Kawasan Boulevard Pantai Alar Amurang, Jumat pagi (14/06/2024). Ratusan warga terpantau ikut meramaikan kegiatan olahraga bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke 78, 1 Juli 2024, yang tahun ini mengusung tema ‘Presisi Menuju Indonesia Emas’. Hadir […]

Anda suka ini