Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia Wadah Pengayom Dan Jembatan Aspirasi Masyarakat

​Lensakawanua.Com_Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia (KMNU Indonesia) resmi dilantik dan dideklarasikan (23/7).

Pelantikan yang di gelar di Ruang Mapalus Gubernuran yang disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Daerah (Gubernur) Jery Lanalung serta jajaran Forkopimda ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian proses pembangunan organisasi.

​Ketua Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia Eugiene Paransi SH.MH, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh panitia, pengurus, serta pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan penuh.

​”Ini merupakan klimaks atau puncak dari usaha seluruh pengurus dan panitia, sehingga apa yang dicita-citakan hari ini boleh tercapai.

Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur atau yang mewakili, serta jajaran Forkopimda yang telah memberikan respon positif atas kehadiran Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Nusa Utara,” ujarnya usai prosesi pelantikan.

​Fokus Pelindungan dan Pengembangan SDM Diaspora
​Saat ditanya mengenai perasaannya pasca-pelantikan dan deklarasi, ia mengungkapkan adanya rasa tanggung jawab besar yang kini diemban oleh jajaran pengurus. KMNU Indonesia berkomitmen hadir sebagai wadah pengayom dan fasilitator bagi seluruh warga diaspora Nusa Utara.

Komunitas ​Pengayom Diaspora:

Menghadirkan damai sejahtera bagi warga diaspora Nusa Utara yang merindukan kehadiran wadah pemersatu.

​Pelindungan & Pengembangan SDM: Memberikan jaminan perlindungan serta mendorong peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

​Fasilitator Pemerintah: Menjadi jembatan penghubung (katalisator) antara masyarakat Nusa Utara dengan pihak pemerintah.

​Harapan Ke Depan: Merawat Brikade Persatuan
​Menutup wawancaranya, Ketua KMNU Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengakhiri segala potensi konflik dan dinamika perbedaan yang sempat terjadi.

​Ia menekankan pentingnya menatap masa depan demi kemajuan Nusa Utara yang lebih baik.

​”Dinamika perkembangan masyarakat yang akhir-akhir ini sempat mengalami berbagai konflik, saya kira ini sudah waktunya kita akhiri. Marilah kita bersama-sama menatap ke depan, membangun Nusa Utara jauh lebih baik, serta merawat persatuan dan kesatuan demi kemajuan masyarakat,” pungkasnya. (hemsi)

Next Post

Perkuat Identitas dan Lestarikan Budaya, ASN Inspektorat Daerah Minahasa Selatan Kompak Kenakan Baju Adat

Mon Jul 27 , 2026
‎‎LK-​MINAHASA SELATAN- Dalam upaya nyata melestarikan budaya daerah serta memperkuat identitas dan jati diri masyarakat Minahasa Selatan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, termasuk di Inspektorat Daerah, kini secara rutin melaksanakan pemakaian baju adat.‎‎​Langkah ini merupakan implementasi dan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Minahasa […]

Anda suka ini