
VOA – Insiden penembakan bakal calon presiden dari Partai Republik Donald Trump saat berkampanye di Butler, Pennsylvania, Sabtu (13/7) petang menarik simpati dari banyak pemimpin dunia, tak terkecuali Presiden Joko Widodo.
Lewat X, Presiden Jokowi pada Minggu (14/7) mengatakan “terkejut dan sedih atas kejadian penembakan terhadap mantan Presiden Donald Trump…” seraya menegaskan bahwa “segala bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan di dalam kehidupan berdemokrasi di seluruh dunia.”
Selengkapnya klik gambar…

