Pemerintah Klaim Mulai Pulihkan PDN

Pemerintah mengklaim mulai memulihkan data yang telah dienkripsi terkait serangan siber dalam bentuk ransomware yang berimplikasi pada lebih dari 160 lembaga pada bulan lalu. (Graphics by Diaa Bekheet)

Pemerintah mengklaim mulai memulihkan data yang telah dienkripsi terkait serangan siber dalam bentuk ransomware yang berimplikasi pada lebih dari 160 lembaga pada bulan lalu.

Para peretas yang diidentifikasi sebagai Brain Cipher pada awalnya meminta uang tebusan sebesar $8 juta untuk membuka kunci data. Namun, akhirnya mereka meminta maaf dan memberikan kunci dekripsi secara gratis, menurut perusahaan keamanan siber StealthMole yang berbasis di Singapura.

Serangan tersebut mengacaukan berbagai layanan pemerintah, termasuk imigrasi dan operasional di bandara-bandara besar. Para pejabat mengakui bahwa sebagian besar data belum dicadangkan.

Selengkapnya klik gambar…

Next Post

Pembahasan RUU TNI-Polri Dilanjutkan, DPR Dinilai Tak Abaikan Masukan Publik

Mon Jul 15 , 2024
DPR mengumumkan telah menerima empat surat presiden (supres), dua di antaranya terkait dengan RUU TNI dan RUU Polri. Badan legislatif itu memastikan kedua RUU tersebut akan dibahas pada Agustus, meskipun menghadapi kritik tajam dari beberapa pihak dan organisasi masyarakat sipil. Direktur Imparsial Gufron Mabruri menilai pengajuan Surat Presiden tentang RUU […]

Anda suka ini