Aktivis: Persidangan Anggota TNI Pelaku Kekerasan Sadis Harus di Papua

Seorang tersangka saat melakukan rekonstruksi di Mimika pada 3 September 2022, setelah dia dan lima tentara ainnya didakwa atas tuduhan pembunuhan terhadap empat warga asli Papua dan memutilasi tubuh mereka. (Foto: AFP/Sevianto Pakiding)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) meminta maaf dan menjanjikan tindakan hukum bagi pelaku kekerasan sadis di Puncak, Papua. Demi transparansi dan netralitas, aktivis meminta pengadilan dilakukan di Jayapura. Ada harapan efek jera, meskipun pengalaman menunjukkan sebaliknya.

VOA — Pengadilan terhadap anggota TNI pelaku aksi kekerasan sadis, yang videonya tersebar luas, diharapkan akan dilakukan di Jayapura. Desakan itu disampaikan sejumlah aktivis pembela HAM di Papua yang dihubungi VOA.

selanjutnya klik gambar..

Next Post

Enam Bulan Serangan Israel ke Gaza, Ratusan Warga Indonesia Pertegas Dukungan bagi Palestina

Fri Apr 12 , 2024
Ratusan warga Muslim Indonesia kembali menunjukkan solidaritas untuk mendukung kemerdekaan rakyat Palestina di penghujung bulan Ramadan ini. Mereka melakukan orasi dan doa bersama di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (7/4) yang diikuti buka puasa bersama.  JAKARTA (VOA) — Puasa Ramadan tidak menyurutkan niat ratusan warga Muslim untuk berkumpul di sekitar […]

Anda suka ini