
LK -Minsel- Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan menggelar acara gala dinner dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di kantor Kejari Minahasa Selatan, Jumat (04/09). Acara yang digelar langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, S.H., M.H., ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergitas dan penguatan penegakan hukum lintas wilayah.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jimpinan daerah dari dua kabupaten yang berada di bawah wilayah hukum Kejari Minsel, yaitu Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., dan Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli. Turut hadir jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekda, serta jajaran pejabat utama dari kedua pemerintah kabupaten.
Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Kejari Minsel. Ia menekankan pentingnya tema peringatan tahun ini, “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis”, sebagai wujud perubahan paradigma penegakan hukum modern.
”Dibutuhkan peran aktif Kejaksaan, tidak hanya pada fungsi penindakan, tetapi yang jauh lebih utama adalah fungsi pencegahan. Melalui pendampingan dari Bidang Datun serta pengamanan pembangunan strategis, kami berharap setiap rupiah anggaran negara dapat terserap secara optimal, tepat sasaran, dan aman dari risiko tindak pidana korupsi,” ujar Bupati Wongkar.
Ia juga mengimbau ASN agar tidak ragu mengeksekusi program strategis daerah selama berada di koridor hukum yang benar.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, menegaskan bahwa usia 81 tahun mencerminkan kedewasaan, integritas, dan keteguhan sikap Korps Adhyaksa dalam mengawal hukum, khususnya di bumi Nyiur Melambai. Ia menyoroti pentingnya pendekatan restorative justice yang memanusiakan hukum.
”Melalui komitmen Kejaksaan, terutama penerapan keadilan restoratif, kita melihat wajah hukum yang hadir dengan hati nurani. Hukum tidak lagi sekadar pembalasan, melainkan upaya memulihkan keadaan dan memberikan rasa keadilan yang substansial bagi masyarakat kecil,” ungkap Bupati Kandoli.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Minahasa Selatan dan Pemkab Minahasa Tenggara. Kejaksaan siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan taat hukum demi terciptanya stabilitas daerah yang kondusif.

Momen 81 tahun perjalanan Kejaksaan Republik Indonesia bukan sekadar deretan angka dalam lembaran sejarah, melainkan bukti keteguhan dedikasi dan pengabdian tanpa henti bagi nusa dan bangsa.
Di bawah naungan semangat “Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis”, Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan melangkah pasti merawat kepercayaan publik. Hadir bukan hanya sebagai pengawal keadilan yang tegas, tetapi juga sebagai pelindung yang meneduhkan melalui penegakan hukum berhati nurani.
Malam kebersamaan ini menjadi simbol kokohnya jembatan sinergi antara Korps Adhyaksa, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. Sebuah kolaborasi tripartit yang berlandaskan komitmen untuk menjaga transparansi, mengawal pembangunan, serta menghadirkan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Teruslah bergerak, berdampak, dan berkarya untuk kejayaan Indonesia. (*Kris)
