Minsel Bergerak Cepat! Bupati Wongkar Buka Diklat Calon Pelatih Stunting bagi Guru PAUD‎


‎Lensakawanua.com_ (Minsel) — Komitmen serius Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam upaya percepatan penurunan angka stunting yang diwujudkan melalui penguatan kapasitas garda terdepan.

Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky Donny Wongkar, SH (FDW), secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pelatih Stunting bagi Guru PAUD se-Kabupaten Minsel yang berlangsung di Hotel Grand Whiz Manado.Selasa ,(02/12).


Dalam berbagai hal, Bupati PLTA menegaskan bahwa isu stunting adalah tanggung jawab bersama yang melampaui batas sektor kesehatan. “Pencegahan stunting memerlukan kerja lintas sektor yang solid. Dan di dalamnya peran strategis para guru PAUD menjadi sangat vital,” ujar Bupati FDW

Menurut Bupati, para pendidik usia dini memegang posisi kunci karena berinteraksi langsung dengan anak dan orang tua. Mereka adalah pihak pertama yang dapat melakukan deteksi dini, menyatukan tumbuh kembang, memberikan stimulasi psikososial yang tepat, dan menyampaikan edukasi gizi kepada keluarga.


“Penguatan kompetensi para calon pelatih stunting di lingkungan PAUD ini diharapkan dapat melahirkan pendidik yang terlatih dan terstandar, siap mendukung target nasional penurunan stunting di seluruh 17 kecamatan Minsel,” tegas Bapak Franky Donny Wongkar.


Kegiatan Diklat ini merupakan tindak lanjut konkret dari amanah Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan guru PAUD terpenuhi terpenuhi secara merata di seluruh wilayah Minsel.


Bupati FDW menekankan bahwa percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara sistematis, mencakup:
‎Edukasi dan Peningkatan Literasi Gizi Keluarga, Pemantauan Tumbuh Kembang Anak yang Akurat, Intervensi Sensitif dan Spesifik.


Para peserta yang merupakan perwakilan guru PAUD dari 17 kecamatan, didorong penuh untuk tidak berhenti pada Diklat ini.


Mereka diharapkan menjadi ‘duta perubahan’ yang akan melakukan pengimbasan dan pelatihan lanjutan kepada guru-guru PAUD lainnya di wilayah masing-masing.

Di akhir perayaannya, Bupati FDW menyampaikan harapan agar Diklat ini menjadi ruang pembelajaran, pertukaran praktik yang baik, dan penyatuan pemahaman lintas sektor.

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting di Minsel sangat ditentukan oleh koordinasi yang kuat, kualitas pendampingan, dan perolehan data yang menjadi dasar setiap pengambilan kebijakan.

Kegiatan penting ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang PAUDNI, Bapak Calvin Mamoto, S.Pd., M.Pd., mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minsel.

Acara juga diperkaya dengan materi dari Narasumber ahli, yaitu Ibu Nike Herlina Kumajas, S.Psi., dan Ibu Sofitje Lumenta, S.Pd., yang siap membekali para peserta dengan ilmu dan keterampilan terbaik.(*Kris)

Next Post

Viral! Josua Sengkey Buka-bukaan Soal Postingan Viral Istrinya Saat Pelantikan PPPK MINSEL: "BUKAN KDRT, TAPI DIA BERSAMA PRIA LAIN SEJAK 2023!"‎

Wed Dec 3 , 2025
‎‎Lensakawanua.Com -MINAHASA SELATAN-Kabar perselingkuhan yang dibalut drama tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kian memanas! Josua Sengkey, yang namanya terseret pusaran postingan viral sang istri, Putri Elias, tepat di hari Pelantikan PPPK Pemkab Minsel, akhirnya pecah suara dengan pengakuan mengejutkan yang membalikkan narasi publik.‎Dalam klarifikasi yang penuh emosi, Josua membantah […]

Anda suka ini