
LensaKawanua,(Minsel) – Menyikapi Perubahan cuaca ekstrem yang sulit diprediksi dan peningkatan intensitas curah hujan akhir-akhir ini yang tidak dapat dipungkiri bisa memicu bencana alam, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH. Menghimbau kepada seluruh warga masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan untuk lebih memperhatikan dan meningkatkan kewaspadaan.(Kamis- 14/12/2023)
Bupati FDW Memaparkan beberapa Himbauan juga Penjelasan terkait Perubahan Cuaca yang terjadi di Minahasa Selatan ini. Mulai dari Membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal dan di jalan-jalan protokol, kerja bakti membersihkan selokan/saluran air, mengantisipasi penyakit DB dengan gerakan 3 M (Menguras, Menutup, Menimbun/mengubur), juga mengantisipasi bencana banjir, tanah longsor, pohon tumbang.
Dalam penyampaiannya Bupati Wongkar, mengatakan imbas dari musim panca robah ini sejumlah penyakit yang kerap muncul, apalagi di masa musim penghujan. Seperti Diare,Flu, Batuk, Demam Berdarah Dengue (DBD), hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Ada beberapa tips Persiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem,:
-Persiapkan Perlindungan Ekstra
-Pantau Informasi dari Sumber Tepercaya
-Persiapkan Kebutuhan Darurat
-Persiapkan Obat Obatan Dasar di Rumah
-Istirahat dan Minum Air Putih yang Cukup.
Akhir akhir ini beberapa wilayah di Indonesia tengah mengalami cuaca ekstrem. Bahkan, banyak terjadi beberapa bencana seperti, banjir, angin kencang dan tanah longsor di beberapa daerah akibat cuaca ekstrem ini.

Dikutip dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pengertian Cuaca Ekstrem adalah kejadian fenomena alam yang tidak normal dan tidak lazim yang ditandai oleh kondisi curah hujan, arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembapan udara, dan jarak pandang yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta benda.
Sejak memasuki awal Bulan Desember di penghujung Tahun 2023 ini, Hujan mengguyur hampir setiap hari, dengan kondisi sedang sampai dengan lebat bahkan dibarengi angin yang kencang.
Memperhatikan Kondisi cuaca ekstrem tersebut Orang Nomor 1 di Minsel ini, saat di konfirmasi wartawan LensaKawanua Bupati yang Kerap di sapa FDW. Mengatakan,
Hujan terjadi hampir sepekan ini, biasanya pada pagi dan malam hari. Sejumlah titik di ruas jalan trans Sulawesi Tumpaan Amurang sering terlihat genangan air.
“Untuk mengantisipasi terjadinya bencana di musim hujan seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang diperlukan kerjasama yang baik dari semua pihak, mengingatkan juga kepada seluruh lapisan masyarakat Minahasa Selatan untuk Meningkatkan Kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir ini”.ucap tegas Bupati FDW
Bupati juga berpesan bagi para Camat, Lurah/Hukum Tua agar tetap siaga memantau wilayah masing-masing dan terus laporkan keadaan terkini sehubungan dengan peralihan musim yang terjadi. Termasuk berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait,dan teruskan Berita Himbauan ini kepada Seluruh Masyarakat.
Bupati FDW juga menambahkan agar masyarakat terus Menggalakan kegiatan kerja bakti di antaranya pembersihan gorong-gorong di musim penghujan ini,dan dikoordinasikan Oleh Pemerintah Kecamatan ,Desa/Kelurahan,selalu tingkatkan Kewaspadaan kita dan kalau bisa hindari wilayah yang rawan bahaya.Dan Jangan Lupa untuk terus Berdoa dan Memohon Tuntunan dan Penyertaan Tuhan, Yakin dan Percaya Kita Selalu Dalam Lindungan Yang Maha Kuasa. Tutup Bupati Frangky Wongkar.(#LK_)

