VOA Indonesia – Pesta demokrasi lima tahunan diyakini tidak akan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di 2024.

Pendiri dan ekonom Center of Reform on Economic (CORE) Hendri Saparini memperkirakan konsumsi atau belanja masyarakat akan bertambah ratusan triliun rupiah, karena penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Klik gambar untuk berita selengkapnya

