
LensaKawanua.Com -MATANI RAYA– Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Pemerintah Desa Matani Raya resmi menggelar turnamen olahraga bergengsi antarwarga, yakni kompetisi sepak bola mini Persatuan Sepak Bola Matani Raya (PSMR) CUP III.
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan suasana khidmat melalui ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Reginal Tulong. Doa bersama ini dipanjatkan sebagai bentuk syukur sekaligus harapan agar seluruh rangkaian kompetisi berjalan aman, lancar, dan penuh rasa persaudaraan.
Momen puncak peresmian ditandai dengan pembukaan langsung oleh dua pimpinan desa, yakni Hukum Tua Desa Matani, Hanny Liwe, serta Hukum Tua Desa Matani Satu, David Wurou. Masing masing menyepak sang kulit bundar ditandakan perhelatan pertandingan di mulai.
Turnamen ini juga dihadiri langsung oleh perwakilan Koramil Tumpaan, Yohanis Rampa, dan Kanit Samapta Polsek Tumpaan, Iptu Nofi Manayang.
Dalam laporannya, Ketua Panitia PSMR CUP III, Harmen Pangkey, menjelaskan skema pembagian tim yang dirancang khusus demi menjaga kondusivitas selama turnamen berlangsung.
”Untuk setiap tim yang bertanding, kami mendata seluruh pemain terlebih dahulu lalu membaginya secara merata. Langkah ini kami ambil untuk mencegah timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan serta mengantisipasi fanatisme suporter yang berlebihan. Semua skema ini sudah kami perhitungkan dengan matang dan kami laporkan kepada Hukum Tua selaku penanggung jawab,” ujar Harmen.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyokong jalannya acara. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua unsur dan para donatur yang telah membantu, yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Semoga segala kebaikan dan dukungan ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Samapta Polsek Tumpaan, Iptu Nofi Manayang, memberikan imbauan tegas terkait sportivitas dan keamanan lingkungan selama kompetisi berlangsung.
”Bermainlah secara baik, junjung tinggi sportivitas, dan hormati setiap keputusan wasit. Kami dari kepolisian siap menjaga serta mengamankan jalannya pertandingan hingga selesai,” tegas Iptu Nofi.
Mengingat kondisi cuaca saat ini, ia juga memberi peringatan khusus terkait potensi kebakaran. “Kami mengimbau seluruh pengunjung, khususnya para perokok, untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Pastikan api benar-benar sudah padam sebelum dibuang. Saat ini musim kemarau dan banyak rumput kering, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbaunya.
Mengusung format sepak bola mini dengan komposisi 7 pemain per tim (7v7), PSMR CUP III dipastikan menyajikan laga dengan tempo cepat, taktis, dan sarat gengsi, sekaligus menjadi hiburan segar bagi warga Desa Matani Raya.(Rei)

