
Lensakawanu. Com (Minsel) – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengambil langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan pengawasan potensi maritim di wilayahnya. Bekerja sama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Pemkab Minsel secara resmi menandatangani naskah kerja sama sekaligus mengukuhkan 30 anggota Relawan Penjaga Laut Nusantara (RAPALA), Kamis (23/10).
Acara penting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla RI, Laksamana Muda TNI Dr. Samuel H. Kowaas, M.Sc., C.S.B.A.
Turut hadir jajaran lengkap Pemkab Minsel, termasuk Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, Sekkab Minsel Glady Kawatu, serta unsur Forkopimda. Dari pihak Bakamla RI, Sestama didampingi oleh Kepala Zona Tengah Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP, dan Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Askari P.S.C., S.Ikom., M.Sc., M.A.
Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) dalam berbagai acaranya menyampaikan penghargaan tinggi atas kepercayaan Bakamla RI. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kondisi Minsel yang memiliki garis pantai yang panjang dan menjadikan laut sebagai sumber penghidupan utama.

FDW menegaskan bahwa Minsel menghadapi tantangan nyata yang membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Abrasi pantai, pencemaran laut, dan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan adalah persoalan nyata. Oleh karena itu, kehadiran RAPALA sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam mengawasi laut,” tegas Bupati.
Ia berpesan agar para relawan RAPALA menjadi mitra penting Pemkab dan Bakamla dalam menjaga laut Minsel tetap bersih, aman, dan produktif untuk generasi mendatang.
Sementara itu, Sestama Bakamla RI, Laksda TNI Dr. Samuel H. Kowaas, menyatakan bahwa sinergi ini adalah bentuk kolaborasi nyata untuk membangun kesamaan pandang dalam menjaga keamanan dan mengembangkan potensi kemaritiman di Sulawesi Utara, khususnya Minsel.

Laksda Kowaas menjelaskan, 30 anggota RAPALA yang baru dikukuhkan berasal dari berbagai unsur, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pengusaha, hingga nelayan.
“Kami berharap para RAPALA dapat melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, berkoordinasi dengan pembina dan pemerintah daerah, serta menjadi garda terdepan menjaga laut Indonesia,” imbuh Kowaas.
Penandatanganan nota kerja sama ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemkab Minsel dalam mendukung program nasional untuk memperkuat potensi serta keamanan wilayah laut di daerah.(Kris)

