Lewat Tangan Dinginya Bupati Wongkar, Kembali Pemkab Minsel Ukir Prestasi

#lensakawanua.com (Munte) -Lagi lagi dan lagi, usaha dan kerja keras dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Bupati Franky Donny Wongkar SH  meraih penghargaan tingkat Nasional.

Kali ini Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan meraih prestasi tertinggi pada Kegiatan Penguatan Kampung Keluarga Berencana Tingkat Nasional Tahun 2024, di mana Kampung Keluarga Berkualitas Desa Munte Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara berhasil meraih Juara 1 Penguatan Kampung Keluarga Berencana Tingkat Nasional Tahun 2024 untuk Regional 2 pada Ketegori Kampung Keluarga Berencana Tingkat Kabupaten dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI, Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K).

Dalam acara Seminar Nasional Peningkatan Kualitas Pemaduan dan Sinkronisasi Kebijakan Melalui Blueprint Pembangunan Kependudukan Nasional Indonesia Dalam Momemtum Harganas Ke-31., bertempat Hotel Tentrem Semarang Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, (27/06/2024).

Bupati Minahasa Selatan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi sebuah bukti nyata Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui program Kampung KB.

“Keberhasilan Program Kampung KB dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama, aspek pengendalian jumlah penduduk. Kedua, aspek peningkatan kualitas penduduk dalam hal ini diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarganya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, instansi terkait serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung”, ucap Bupati Wongkar

“Penghargaan ini bukanlah tujuan utama, namun yang paling penting adalah bagaimana kita berhasil menumbuhkan keluarga yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutup Bupati Wongkar.(*Kr/LK)

Next Post

Memilah Fiksi dan Fakta

Sun Jun 30 , 2024
Bagaimana realitas kebebasan pers di Papua? Media di Papua berusaha menyajikan fakta, namun terkendala oleh sulitnya akses transportasi dan hambatan dari otoritas. Alam Burhanan | VOA News Sudah hampir setahun anak-anak ini meninggalkan kampung halaman mereka di pegunungan Nduga akibat meningkatnya ketegangan, pasca pembunuhan 19 pekerja pembangun jalan Trans-Papua oleh sayap […]

Anda suka ini