
Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II melambat ke level 5,05 persen. Ekonom memprediksi pelemahan ini akan berlanjut pada kuartal III dan IV.
JAKARTA (VOA) — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal- I 2024 mencapai 5,05 persen secara year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut melambat jika dibandingkan dengan kuartal I 2024 yang menyentuh level 5,11 persen.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Mohamad Edy Mahmud, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada triwulan-II 2024 atas harga berlaku mencapai Rp5.536,5 triliun. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi atas dasar harga konstan mencapai Rp3.231 triliun.
Edy menuturkan, pertumbuhan ekonomi kali ini masih ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik yang tetap kuat. Dengan begitu, perekonomian Indonesia tetap stabil di level 5,08 persen pada semester I 2024.
Aktivitas ekonomi domestik yang kuat tersebut, ujar Edy, terindikasikan antara lain oleh purchasing manager index (PMI) Bank Indonesia (BI) yang berada pada zona ekspansi yang mencapai 51,97 persen, kapasitas produksi terpakai di triwulan II yang mencapai 73,70 persen.
Selengkapnya klik gambar diatas…

