Bupati FDW Terima Piagam Penghargaan Proklim Kategori Utama

Sobatkawanua__Duet Pemerintahan FDW-PYR terus berbuat kinerja dalam memanbanguy kian nyata hal ini ditandai dengan beberapa penghargaan yang terus diterima untuk saat ini Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH menerima piagam penghargaan Program kampung Iklim(Proklim).(2/12/2021)

Sobatkawanua Hal ini perlu didukung dan di apresiasi oleh seluruh masyarakat agar progary ini dapat berjalan dengan baik dan sukses.

Dalam agenda resmi Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH yang didampingi oleh Sekda Denny Kaawoan, Kepala DLH Minsel Roi Sumangkut ST.MT, menerima piagam penghargaan program kampung iklim (proklim) kategori utama, yang diserahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara.

Pencapaian ini menjadi indikator baik da n positif karena Minahasa Selatan adalah satu satunya kabupaten di provinsi sulawesi utara yang menerima penghargaan (proklim) kategori utama, dusun II Desa Sapa Timur Kecamatan Tenga dan dusun II kelurahan Rumoong Bawah kecamatan Amurang Barat dalam menghadapi perubahan iklim, seluruh pihak termasuk masyarakat perlu melakukan tindakan adaptasi untuk menyesuaikan diri terhadap dampak yang terjadi Meski dampaknya belum terasa secara luas, paling tidak perubahan perilaku itu sudah dirasakan oleh masyarakat itu sendiri pengolahan sampah organik yang dihasilkan warga menjadi kompos sederhana, dan pemanfaatannya digunakan untuk kalangan sendiri.

Hal ini di berikan sebagai apresiasi keterlibatan masyarakat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan Apresiasi berupa Program Kampung Iklim (ProKlim).

Proklim adalah gerakan nasional pengendalian perubahan iklim di tingkat tapak berbasis komunitas di indonesia. Proklim merupakan program sinergi aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang berlingkup nasional guna meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain, untuk penguatan kapasitas adaptasi dan penurunan emisi gas rumah kaca (grk).

Hingga saat ini telah terbentuk sebanyak lebih kurang 3.000 desa proklim di seluruh indonesia, membuat resapan air, hemat listrik, membersihkan lingkungan sekitar, membersihkan got, menghijaukan lingkungan dengan menanam pohon, pembuatan instalasi penanggulangan banjir, membuang sampah juga memilahnya serta memanfaatkan atau mendaur ulang menjadi barang bermanfaat.(red)

Next Post

Pemkab Minsel Terima Kucuran DAK 2022 Dari Pemerintah Pusat Sebesar Rp 148 Milyar

Wed Jan 12 , 2022
Lensakawanua.Com _Upaya nyata duet pemerintahan FDW-PYR terus di perlihatkan meski memang masih dalam kondisi keuangan yang sulit tapi tidak menutup Kemungkinan setiap upaya terus dilakukan agar dalam pembangunan terus berjalan dengan baik. Tentu hal ini diperlukan lobi khusus sehingga mendapatkan suntikan dana yang pas guna menunjang program tersebut dan upaya […]

Anda suka ini