
#LensaKawanua.com (Minsel) Bencana alam tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Amurang Timur Desa Maliku Raya, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), tepatnya di jalan penghubung antara Desa Kota menara dan Desa Maliku raya, Kamis (07/03/2024).
Bencana alam tanah longsor ini disebabkan karena derasnya curah hujan yang terjadi selang beberapa hari ini di wilayah ini.

Kejadian Longsor ini terjadi sekitar jam 01:45 dini hari, dari informasi yang di dapat dari masyarakat setempat yang berada di lokasi longsor, longsor tersebut dua kali terjadi, yang pertama hanya matrial bongkahan batu yang jatuh, tidak lama sekitaran stengah jam longsor besar pun terjadi.
“Ini longsor pertama, sekitaran hampir jam 2 malam, awal cuman longsor kecil (batu batu yang jatuh), pas stengah jam kemudian longsor susulan yang besar jadi” Ucap Onal salah satu masyarakat setempat
Diketahui juga sebelum kejadian tanah longsor terjadi, ada satu unit mobil yang mengalami mogok di lokasi kejadian, namun berhasil di evakuasi Para Pemuda (masyarakat) yang kebetulan melintas pada saat itu
“tadi malam, ada satu mobil yang mogok pas di titik lokasi kejadian, untung ada para pemuda setempat yang kebetulan lewat dan membantu untuk mendorong mobil, pas mobil berhasil di dorong dan hidup, longsor pertama terjadi,”ucap yubel aparat desa setempat
Material longsor menutupi akses jalan, dan jalan ini adalah satu satunya jalan penghubung yang menjadi salah satu penunjang keseharian masyarakat terlebih masyarakat yang ada di Wilayah jaga Lima Desa maliku satu dan juga masyarakat Desa kota menara yang hendak melakukan aktifitas menuju ke pusat kota amurang-manado.

Terpantau Camat Amurang Timur Meylisa Aring bersama Bpk Danramil Kapten Inf. Juris Sahese bersama para anggota Babinsa didampingi Hukum tua maliku satu Alice manengkey,sudah berada di lokasi kejadian musibah tanah longsor.
“Kejadian ini kami mendapat laporan dari Hukum Tua Desa maliku satu bahwa ada musibah tanah longsor di Desa ini, dan kami segera melaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan,Dan Langsung Di respon Oleh Bpk Bupati Franky Wongkar SH, dan saat ini tim dari Dinas terkait sudah dalam perjalanan” ucap Camat Aring
Terpantau oleh wartawan media LensaKawanua,para Babinsa bersama masyarakat sudah mencoba memindahkan material longsor secara manual tapi memang hanya bisa membuka akses untuk jalur sementara yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua (motor).
Saat ini tim dari BPBD Kabupaten Minahasa Selatan yang di pimpin langsung oleh Kepala Badan (Kaban) BPBD Minsel Thorie Joseph bersama team didampingi team dari Dinas Pekerjaan Umum, sudah berada di lokasi kejadian Tanah longsor.

“setelah mendapatkan Laporan ini, kami Langsung Di arahkan oleh Bapak Bupati Untuk segera bergerak ke lokasi kejadian, dan saat ini kami sedang menunggu alat berat (ekskavator) yang sedang dalam perjalanan menuju ke sini.) ucap Kaban Joseph
Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca ekstrem ini, apalagi yang berada di daerah pegunungan dan daerah bantaran sungai,karna lokasi lokasi ini adalah lokasi yang paling rawan terhadap mencana Longsor maupun banjir
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan,Bupati Franky Donny Wongkar SH. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dalam Menghadapi cuaca Ekstrim yang terjadi Akhir akhir ini.Terus Waspada Dan Tetap Berdoa”tutup Kaban Joseph
(*Krisye)

