Toko Es Krim Viral Diaspora Indonesia di Las Vegas dengan Profit Hampir Satu Miliar

Rosalina Sie, pemilik Creamberry di kota Las Vegas, Nevada.

Seorang diaspora Indonesia di Las Vegas, AS, membuat variasi menu es krim yang unik dan viral untuk mengembangkan bisnis toko es krimnya di kota hiburan itu. Keuntungan usahanya kini mencapai hampir satu miliar rupiah per tahun.

LAS VEGAS (VOA) — Hidangan penutup khas Indonesia dijual di toko es krim Creamberry, di salah satu sudut kota Las Vegas, AS.

“Kita punya menu itu banyak banget variasinya, dari yang roll ice cream, dari toast, waffle, terus kita ada es campur juga,” demikian ungkap Rosalina Sie, diaspora Indonesia pemilik toko yang pertama kali buka tahun 2016 itu.

Namun, menu ‘Cotton Candy Burrito’-lah yang melambungkan nama tokonya ketika diulas oleh surat kabar setempat.

“Kebetulan sekali tamu-tamu kita benar-benar senang banget sama kreasi itu: cotton candy (permen kapas, red.) dengan es krim di dalamnya dan kombinasi itu orang-orang pada suka.”

Selengkapnya klik gambar…

Next Post

Serangan Siber Retas Pusat Data Indonesia, Minta Tebusan

Mon Jun 24 , 2024
Seorang penyerang dunia maya menyusup ke Pusat Data Nasional (PDN) milik pemerintah dan meminta uang tebusan sebesar $8 juta, kata Menteri Perhubungan seperti dikutip kantor berita Antara, Senin (24/6). Serangan itu mengganggu beberapa layanan pemerintah, terutama di bandara pekan lalu, meskipun mesin-mesin otomatis kini telah berfungsi kembali, kata kementerian komunikasi […]

Anda suka ini