NEGERI ‘BERGETAR’: Putra Kebanggaan Minsel, Laksda Kowaas, Tegaskan ‘Laut Kita Tidak Boleh Diganggu Gugat!’ dalam Misi Strategis Bakamla.

Lensakawanua. Com_ -MINAHASA SELATAN-_ Suasana di Sutanraja Hotel Amurang, Minahasa Selatan (Minsel), Kamis (23/10) siang, mendadak bergetar oleh keharuan dan gelora patriotisme.

‎‎Laksamana Muda TNI Dr. Samuel H. Kowaas, M.Sc., C.S.B.A., Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI)—seorang putra kebanggaan Bumi Klabat—resmi kembali ke tanah kelahirannya dengan membawa “manuver” strategis tingkat nasional.‎‎

Jenderal Bintang Dua itu datang bukan untuk sekedar napak tilas, melainkan untuk menegaskan kedaulatan maritim Minsel. ‎‎

Kowaas memimpin langsung penandatanganan kerja sama monumental dan pengukuhan 30 Relawan Penjaga Laut Nusantara (RAPALA) Bakamla RI Kabupaten Minsel. Mereka adalah pasukan khusus sipil yang kini menjadi ujung tombak keamanan laut setempat.

‎‎‎Aksi comeback Laksda Kowaas mendapat backing total dari jajaran elit Minsel. Bupati Franky Donny Wongkar, Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, Sekdakab Glady Kawatu, dan seluruh Forkopimda Minsel hadir, seolah menegaskan “Minsel Siap Jaga Laut!”‎‎

Dalam pidatonya yang berapi-api, Laksda Kowaas menegaskan bahwa laut Minahasa Selatan tidak boleh diganggu gugat.‎‎“Hari ini adalah momentum penting! Kita menciptakan kesamaan cara pikir dan cara pandang untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, dan potensi kemaritiman di Minahasa Selatan!” tegas Laksda Kowaas dengan nada bakar semangat.

‎‎‎Momen haru tak terhindarkan saat ia menceritakan kecintaannya pada kampung halaman.‎“Kami bersyukur dapat kembali di Bumi Klabat, tanah lahir kecintaan saya ini. Mari bersama-sama membangun kesadaran maritim dan memperkuat integritas dalam menjaga laut kita!” ucap sang Jendral, menggetarkan ruang acara.‎‎‎

Para relawan RAPALA Minsel, yang terdiri dari tokoh adat, sejarawan, pengusaha maritim, pelajar, hingga nelayan, dilantik menjadi ‘mata dan telinga’ permanen Bakamla RI di baris terdepan. ‎‎

Kepada 30 penjaga laut ini, Laksda Kowaas menitipkan pesan berat:‎“Kalian bukan orang biasa. Kalian adalah simpul penting dari upaya menjaga keamanan serta keselamatan laut. Bertugaslah dengan sungguh-sungguh!”pesan Kowaas.

‎‎‎Tak hanya pengukuhan, Laksda Kowaas juga membocorkan langkah strategis Bakamla di masa depan. Ia mengumumkan bahwa Bakamla RI tengah memproses pembangunan Kantor Zona Tengah di Sulawesi Utara, yang berlokasi di atas lahan hibah dari Pemprov Sulut.

‎‎“Kolaborasi instansi pusat dan daerah ini adalah wujud bakti kita bagi negeri. Dengan pemahaman maritim yang kuat, kita ciptakan laut yang aman dan berdaya saing!” pungkasnya, menutup era baru sinergi keamanan maritim di Minahasa Selatan yang kini dijaga ketat oleh putra-putra terbaiknya.(*Kris)

Next Post

Perkuat Pengawasan Maritim, Pemkab Minsel dan Bakamla RI Kukuhkan 30 Relawan Penjaga Laut Nusantara

Thu Oct 23 , 2025
Lensakawanu. Com (Minsel) – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengambil langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan pengawasan potensi maritim di wilayahnya. Bekerja sama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Pemkab Minsel secara resmi menandatangani naskah kerja sama sekaligus mengukuhkan 30 anggota Relawan Penjaga Laut Nusantara (RAPALA), Kamis (23/10). Acara penting […]

Anda suka ini