Berniat Bangun Pelabuhan Antariksa Canggih, Indonesia Hadapi Kendala

Elon Musk, tengah, berbicara kepada media selama peluncuran layanan internet satelit Starlink di Denpasar, Bali, 19 Mei 2024 lalu. Pemerintah merayu Musk agar meluncurkan lebih banyak satelit dari wilayah Indonesia.

Indonesia bermaksud meluncurkan 19 satelit ke orbit rendah Bumi tahun depan, bagian dari rencana ambisius pemerintah untuk membawa Indonesia ke garis depan industri antariksa dunia yang sedang berkembang dan mengurangi ketergantungan data satelitnya pada negara lain.

Program dalam skala yang lebih luas, yang dikenal sebagai peta antariksa 2045, akan dimulai tahun depan. Para pejabat berharap untuk meningkatkan ekonomi dan mendorong investasi asing langsung dengan memanfaatkan lokasi geografis Indonesia yang unik sebagai titik peluncuran yang hemat bahan bakar dan dekat ekuator untuk perjalanan dan penelitian antariksa.

Meskipun peluncuran satelit akan mendukung sektor ekonomi utama seperti pertanian dan pertambangan dengan teknologi penginderaan jarak jauh untuk melacak pola cuaca, emisi pertambangan, dan daerah kaya mineral, rencana jangka panjang pemerintah mencakup pengembangan pelabuhan antariksa terdepan guna mengurangi ketergantungan pada lokasi peluncuran asing.

Namun menurut pejabat di Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia (BRIN), masih belum ada konfirmasi perusahaan atau lembaga pemerintah mana yang akan bertanggung jawab atas serangkaian peluncuran (satelit) yang direncanakan pada 2025.

Selengkapnya klik gambar…

Next Post

Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT Erupsi

Sun Jun 30 , 2024
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTTT), mengalami dua kali erupsi pada Sabtu (29/6). Letusan pertama terjadi pada pukul 11.04 WITA dan berlangsung hampir 11 menit. Yang kedua terjadi pada pukul 14.41 WITA dan berlangsung sekitar 10 menit, memuntahkan material […]

Anda suka ini