Hari Tanpa Tembakau Sedunia Serukan Perlindungan Anak dari Pemasaran Rokok

Sejumlah pelajar sedang merokok di pinggir rel kereta, di Jakarta, 24 Mei 2012. (Foto: Beawiharta/Reuters, arsip)

Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati hari ini, 31 Mei, mengampanyekan perlindungan anak dari intervensi industri produk tembakau. Berbagai pihak menilai perlu regulasi yang kuat untuk menghadapi gencarnya pemasaran produk rokok di media sosial.

PALU (VOA) — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan perokok aktif pada kelompok anak dan remaja terus meningkat hingga sudah mencapai tingkat yang membahayakan. Kelompok anak dan remaja tercatat sebagai kelompok dengan peningkatan jumlah perokok yang paling signifikan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eva Susanti mengatakan pertumbuhan perokok aktif di kalangan anak dan remaja tidak terlepas dari strategi industri rokok tembakau yang gencar memasarkan produduknya ke masyarakat melalui media sosial, yang menjadi platform kegemaran anak muda.

“Selain hal-hal tersebut yang dilakukan juga ada beberapa hal yang dilakukan terutama terkait dengan pemberian sponsor, kegiatan kepemudaaan, sponsor dalam pembiayaan pendidikan juga merupakan strategi-strategi lain yang digunakan oleh pihak-pihak untuk bisa mengintervensi pemuda atau anak -anak bangsa ini,” kata Eva Susanti dalam temu media Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2024, Rabu (29/5).

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2024 mengambil tema “Lindungi Anak dari Campur Tangan Industri Produk Tembakau.”

Next Post

Cari Inspirasi di Kebun Binatang, Animator Sashya Subono Adaptasi Wajah Aktor Jadi Kera dalam Film Hollywood

Sun Jun 2 , 2024
Situs Deadline.com menyebut film Kingdom of the Planet of the Apes berhasil meraup penghasilan 4,8 triliun rupiah di seluruh dunia. Di balik film yang menggunakan teknologi canggih motion capture ini ada sosok animator Indonesia, Sashya Subono Halse, yang bekerja untuk WETA digital di Selandia Baru. WASHINGTON, D.C. (VOA) — Belum lama […]

Anda suka ini