Program Makan Gratis Prabowo Buat Investor Khawatirkan Stabilitas Keuangan RI

Simulasi Makan Siang Gratis di SMPN 2 Curug, Tangerang. (Sumber: ekon.go.id)

JAKARTA (REUTERS) — Program makan siang gratis untuk anak sekolah yang diusung presiden terpilih Prabowo Subianto membuat pasar utang dan mata uang negara cemas, karena rencana tersebut dianggap berani.

Prabowo dan timnya berusaha keras untuk menghindari kesan pemborosan fiskal serta meyakinkan para pelaku pasar bahwa pemerintahan baru akan mematuhi batas utang resmi yang membatasi defisit anggaran hingga 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Namun, bagi pasar yang terbiasa dengan stabilitas dan pendekatan fiskal yang hati-hati di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, usulan belanja bernilai jumbo saja sudah cukup meresahkan.

Imbal hasil obligasi naik dan nilai tukar rupiah terdepresiasi, meskipun sebagian besar melemahnya rupiah lebih disebabkan oleh ketangguhan dolar AS.

Menko Airlangga dalam penuhi undangan Simulasi Makan Siang di SMPN 2, Curug, Tangerang, 29 Februari 2024. (Sumber: ekon.go.id)
Menko Airlangga dalam penuhi undangan Simulasi Makan Siang di SMPN 2, Curug, Tangerang, 29 Februari 2024. (Sumber: ekon.go.id)

“Kami percaya situasi saat ini lebih merupakan sebuah kegaduhan, tetapi kami melihat adanya risiko fiskal yang meningkat. Oleh karena itu, pasar mungkin mulai membutuhkan premi risiko yang lebih tinggi pada obligasi Pemerintah Indonesia,” kata Jenny Zeng, Kepala Investasi untuk Pendapatan Tetap wilayah Asia Pasifik di Allianz Global Investors.

“Risiko lainnya juga adalah karena adanya pergantian para menteri,” kata Zeng, merujuk pada ketidakpastian mengenai siapa yang akan menduduki posisi menteri keuangan di bawah Prabowo nanti.

Seorang banker di sebuah lembaga perbankan China di Indonesia mengatakan bahwa kekhawatiran fiskal mendorong mereka untuk memindahkan sekitar 30 persen dari portofolio mereka ke instrumen dengan tenor lebih rendah, termasuk diversifikasi ke dalam surat utang jangka pendek yang denominasinya dalam rupiah (SRBI) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Rencana makan gratis Prabowo yang perkirakan akan menelan dana sebesar Rp71 triliun pada 2025, seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran.

Selengkapnya klik gambar…

Next Post

Generasi Z dan Pengangguran Jadi Sasaran Baru Pelaku TPPO

Sat Jul 13 , 2024
Modus dan korban yang menjadi sasaran Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kini bergeser. Generasi Z yang melek digital tetapi tidak punya atau belum punya pekerjaan – dan perempuan – menjadi sasaran utama para pelaku.  VOA — Anda tentu masih ingat kasus ribuan mahasiswa Indonesia yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) […]

Anda suka ini