
VOA – Sejumlah pakar berpendapat, Indonesia masih menghadapi persoalan serius terkait kasus-kasus KBB (kebebasan beragama dan berkeyakinan). Selama 20 tahun sejak reformasi, banyak kasus belum terselesaikan bahkan ada kecenderungan sejumlah pihak memanfaatkann hukum untuk menindak yang dianggap berbeda.
SURABAYA — Perjalanan 20 tahun reformasi di Indonesia sejak 1998 masih menyisakan berbagai persoalan terkait KBB, baik yang mengarah pada sisi positif maupun sisi negative, kataZainal Abidin Bagir, pengajar Universitas Gajah Mada (UGM). Zainal, yang juga menjabat sebagai direktur Indonesia Consortium for Religious Studies, mengatakan terdapat ambiguitas dalam advokasi kebebasan beragama dan berkeyakinan yang dapat menimbulkan keriuhan di ruang publik.
Klik gambar untuk berita selengkapnya..

