Penggunaan Jagung di Indonesia untuk Pakan Ternak Turun

VOA – Indonesia, salah satu konsumen unggas terbesar di Asia, menggunakan lebih sedikit jagung dalam ransum pakan ternak karena kekeringan yang disebabkan oleh El Nino mengurangi produksi biji-bijian kuning tersebut, kata seorang pejabat industri, Selasa (5/3).

ILUSTRASI – Seorang pekerja memberi makan hewan dengan rumput kering di sebuah toko ternak di Depok, pinggiran Jakarta, 28 Juli 2020. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

“Jagung untuk pakan sangat mahal, jadi kami menggantinya dengan gandum yang sebagian besar kami dapatkan dari Laut Hitam dan sebagian dari Australia,” kata Desianto Budi Utomo, Ketua Umum Asosiasi Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT).

“Terjadi kekurangan stok jagung yang besar di pabrik pakan pada tahun 2023. Hal ini dikarenakan stok jagung yang tidak mencukupi untuk industri pakan,” sebutnya.

Selengkapnya, klik gambar diatas…

Next Post

PKB, PKS, dan PDIP Usulkan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Thu Mar 7 , 2024
VOA – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan penggunaan hak angket terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024. Namun usulan yang diutarakan melalui interupsi di sidang paripurna pertama DPR sejak pemungutan suara belum dibahas lebih […]

Anda suka ini