
LensaKawanua.com (Tumpaan)_- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ricky Ch Kalangi,SE mengunjungi Pabrik pengolahan Kelapa, tepatnya PT.Kawanua Coconut Nusantara, Desa Tumpaan 2, Selasa (14/01/2025).
Kedatangan Angdew yang dikenal dengan Sapaan akrab RK ini adalah sebagai bentuk kepedulian akan Pengeluhan yang disampaikan langsung kepada beliau terkait nasib para pekerja yang bekerja di pabrik tersebut, Merespon Banyaknya Keluhan Para Karyawan, Beliau (RK) Turun Langsung Perjuangkan Nasib Para Karyawan PT.Kawanu Coconut Nusantara yang Statusnya Belum Jelas Sampai Saat ini.
Dalam kunjungannya ini, RK didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Drs.Sonny Maleke., Camat Tumpaan Terry Lolowang,SE., Hukum tua Desa Tumpaan Dua Elke Sisilia Poluakan., dan beberapa awak media online.
Kedatangan Angdew RK dan Rombongan di sambut baik oleh pihak Perusahan, dan langsung mengadakan pertemuan bersama di ruang rapat perusahan.
Dalam perbincangan dengan pihak perusahan melalui sang penerjemah dari perusahan banyak pembahasan yang terjadi, baik status para karyawan maupun Standard Operating Procedure (SOP).
Dari pantauan Media ini, Adanya penerjemah bahasa karna sang pemimpin perusahan berasal dari negara cina /warga negara asing (WNA)
Berbagai keluhan dan laporan dari para pekerja di paparkan langsung oleh Angdew Ricky Kalangi, baik tentang status dan kesejahteraan para karyawan sampai dengan jam kerja , dan keselamatan kerja para karyawan,serta masalah lingkungan sekitar perusahan,yang langsung direspon dan diterima oleh pihak perusahan.

“Kami harap pimpinan perusahaan dapat memperjelas status para karyawan serta diatur termasuk masalah BPJS Ketenagakerjaan beserta SOP (Standard Operating Procedure), agar keselamatan dan kesehatan para pekerja benar-benar di jamin bagi pihak perusahaan,” Ucap RK
Kepala dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Drs.Sonny Maleke saat diwawancarai media Lensakawanua. Com, seusai Kegiatan ini menjelaskan, Pemerintah sangat mendukung investasi investasi seperti ini, dengan tujuan untuk pertumbuhan ekonomi termasuk salah satu dampaknya adalah masyarakat kita bisa ada lapangan kerja

Karena itu saya sudah menyampaikan kepada pihak perusahaan agar secepatnya memperbaiki semua permasalahan yang ada agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari.
“Kita berikan kesempatan satu bulan untuk pembenahan masalah status karyawan. Status karyawan ini perlu diperjelas kontrak perjanjian kerja diikuti dengan jaminan baik kesehatan bahkan juga ketenagakerjaan supaya tidak terjadi permasalahan di kemudian hari” jelas Maleke
Maleke juga mengharapkan agar para karyawan di berikan pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan supaya mereka dapat menguasai peralatan-peralatan sehingga dengan profesional kerja terjadi produktivitas kinerja yang baik dari karyawan dan akan terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan.
Menanggapi akan hal tersebut saat di wawancarai media ini, Kiki yang adalah supervisior di perusahan ini, menyampaikan bahwa para pimpinan perusahaan merespon dengan baik akan kunjungan dari pak Dwean bersama rombongan, dan untuk status para pekerja, sementara di proses kontrak kerjanya dan akan di teruskan kepada dinas ketenagakerjaan.

“Kami sementara menyusun prihal kontrak kerja para karyawan seiring dengan kewajiban kami pihak perusahaan. kami pastikan akhir bulan februari semua proses kewajiban dari pihak perusahaan sudah selesai,dan perlu diketahui juga para karyawan yang bekerja, hampir 80% adalah masyrakat Tumpaan 2,” jelas Kiki
Dan Mengenai upah dan jam kerja yang tidak sesuai juga masalah limbah dari pihak perusahaan, Kiki Menjelaskan, Kurangya stok bahan baku yang membuat produksi kami sering terhambat dan soal limbah kami sudah mengatur dan memeperbaiki dan sudah diperiksa oleh Dinas lingkungan hidup
“Perusahan kami baru berjalan 3 bulan dan masih banyak pembenahan, olehnya produksi kami masih sedikit di karenakan kurangnya bahan baku sehingga para pekerja yang lain di berikan upah /jam Rp18.000 dan untuk limbah, kami sudah perbaiki dan sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku di dasari oleh pemeriksaan dari dinas lingkungan hidup”tutur Kiki.

Dikesempatan yang sama, saat ditemui awak media, Hukum tua Desa Tumpaan dua Elke Sisilia Poluakan menyampaikan terima kasihnya, di karenakan pihak perusahaan telah mengutamakan masyarakatnya untuk menjadi pekerja di perusahaan dan akan memproses status para karyawan yang banyak menjadi laporan ke pemerintah desa.
“Pemerintah desa banyak menerima laporan-laporan dari para karyawan, olehnya saya sangat berterima kasih pada pimpinan perusahan yang telah merespon baik akan status dari para pekerja, tindak lanjut yang positif ini pasti semuanya akan jalan secara baik” ucap Poluakan

Dari informasi yang deterima media ini Pihak perusahan masih menunggu berbagai peralatan dari kantor pusat, yang nantinya akan dipakai guna menunjang hasil produksi perusahan dan tentunya semua karyawan di perusahan ini di bimbing langsung oleh para tenaga ahli yang di datangkan langsung dari cina yang dikenal dengan julukan negeri Tirai Bambu. (*Kris)

