
LensaKawanua. Com (Amurang) -Telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Lokasi Bukit Sasayaban dengan area jangkauan meliputi kelurahan uwuran dua,dan kelurahan Buyungon, kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan pada Minggu, (1/09/2024).
Luas area terbakar kurang lebih mencapai sekitar 5 Ha. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan tidak ada korban jiwa.
Dari informasi masyarakat sekitar ,titik api terlihat membesar mulai pada pukul 09.00 pagi hari,
“awalnya dapa lia cuman asap yang torang liat, pas sekitar jam 9 pagi api so besar, yang torang pikir tadinya cman asap biasa karna ada warga yang membakar rumput, ternyata kebakaran lahan hutan kote,”ucap beberapa warga di kelurahan uwuran dua.

Terpantau oleh wartawan media ini, jarak api ke rumah warga yang ada di kelurahan uwuran dua lingkungan tiga, sudah kurang lebih 25 meter, tapi berkat gerak cepat Tim Dinas Pemadam Kebakaran kabupaten Minahasa Selatan, api tersebut berhasil di padamkan, Para Tim Damkar Minsel selain melakukan pemadaman api memakai mobil pemadam, mereka juga melakukan dengan cara manual, yang juga dibantu oleh warga sekitar.

Setelah berhasil menjinakkan si jago merah di kelurahan Uwuran dua, Tim Damkar Minsel berpindah ke lokasi lain, yaitu di kelurahan Buyungon, tepatnya di jalan masuk menuju bukit Sasayaban, (Terminal).
Disini juga Tim berjibaku dengan si jago merah yang terpantau terus menyebar dan membesar karna kondisi tiupan angin yang kencang. Tim Dengan Sigap memadamkan api yang sudah mendekati salah satu toko bangunan yang ada di kompleks Terminal Amurang ini.
2 unit kendaraan mobil pemadam dan 25 personel Tim Damkar dikerahkan dalam penanganan kebakaran lahan hutan ini.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan Nixon Mukuan mengatakan, Saat mendapatkan informasi, kami langsung bergerak ke lokasi dengan menerjukan 25 orang petugas pemadam kebakaran, dan Puji Tuhan Tim berhasil menjinakan Api dan sesuai laporan Tidak ada korban jiwa.

Lebih lanjut Mukuan juga Menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak sembarang untuk membuat api atau menyalakan api, baik dirumah maupun dilahan perkebuan, dan terus ditinggalkan. Juga bagi para perokok tolong diperhatikan jangan sembarangan membuang sisa atau puntung rokok yang masih ada apinyaapinyakarna itu beresiko jadi pemicu kebakaran.

“Terkait kondisi musim yang tidak menentu dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar kiranya tidak melakukan pembakaran lahan untuk alih fungsi lahan. Ataupun bagi para perokok agar berhati hati saat membuang sisa puntung rokok, Karena dalam cuaca yang ekstrim ini resisten terjadi kebakaran lahan dan hutan, dan tidak menutup kemungkinan akan berdampak ke rumah-rumah warga apabila nyala api sudah tidak dapat terbendungi,” ucap Mukuan
Sementara itu dari pihak Kepolisian bersama TNI wilayah Amurang terlihat turun langsung mengamankan dilokasi kebakaran mulai dari pengamanan lalulintas dan mengingatkan warga untuk tetap menjaga jarak dan selalu waspada terhadap si jago merah tersebut.
Senada dengan Mukuan, Babinsa Jani Dirk Weydekamp saat bersama dengan anggotanya membatu proses pemadam kebakaran lahan hutan ini menyampaikan penyebap kebarakan belum diketahui, masih dalam penyelidikan, Namun Kami berharap agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, dan selalu berhati hati.

Saat Berita ini di turunkan Kondisi kebakaran lahan hutan sudah berhasil di tangani oleh petugas Damkar Minsel, dan dari info yang diterima tidak menyebabkan korban jiwa. Dan jika ada keadaan darurat yang membutuhkan bantuan dari Damkar Minsel bisa hubungi nomor telpon berikut (+62 813-5666-9999) .(*Kris)

