Gedung Putih: Biden Berkomitmen Dukung Pertahanan Israel, Tapi Tolak Operasi Militer di Rafah

Seorang lelaki memperhatikan asap hitam yang tebal keluar dari gedung yang terbakar akibat serangan bom oleh Israel di Rafah, di bagian selatan Jalur Gaza, pada 10 Mei 2024. (Foto: AFP)

VOA – Amerika Serikat pada Kamis (9/5) memperingatkan bahwa Israel akan memberikan kemenangan strategis kepada Hamas jika mereka melancarkan rencana serangan besar-besaran terhadap Rafah, benteng terakhir militan itu di Gaza.

Peringatan tersebut didukung oleh ancaman baru dari Presiden Joe Biden. Dia mengatakan akan menghentikan lebih banyak bantuan militer jika Israel melanjutkan operasi di kota tempat lebih dari 1 juta warga sipil berlindung itu.

Biden pekan lalu menunda pengiriman bom berukuran besar ke Israel karena kekhawatiran bahwa senjata tersebut merupakan jenis senjata yang telah menyebabkan banyak korban sipil di Gaza dan hampir pasti akan menimbulkan lebih banyak kerusakan jika Israel melakukan serangan besar-besaran di Rafah.

“Dukungan Presiden Biden terhadap pertahanan Israel sangat kuat, dan Israel berhak mengejar Hamas dan mereka yang bertanggung jawab atas pembantaian 7 Oktober,” kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan pada hari Kamis saat terbang bersama Presiden Biden ke California.

Klik gambar untuk berita selengkapnya…

Next Post

Blokade Tempat Parkir Saat Demo Pro-Palestina, Sejumlah Mahasiswa MIT Ditangkap

Sat May 11 , 2024
Demonstran pro-Palestina kembali mnegambil alih lahan perkemahan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge, Massachusetts, pada 6 Mei 2024. (Foto: AFP/Joseph Prezioso) VOA – Polisi menangkap beberapa demonstran di Massachusetts Institute of Technology MIT pada Kamis (9/5), setelah para demonstran memblokir sebuah tempat parkir dalam gerakan protes mereka yang […]

Anda suka ini