VOA – Pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia yang dilaksanakan pada 10 Maret hanya diikuti sebagian kecil WNI di negeri jiran itu dan dinilai telah merugikan negara miliaran rupiah.

JAKARTA (VOA) — Migrant Care menemukan adanya pemborosan lebih dari Rp15,6 miliar rupiah dalam pemilihan umum (pemilu) ulang di Kuala Lumpur, Malaysia, yang dilangsungkan pada hari Minggu 10 Maret.
Koordinator Staf Pengelolaan Data dan Publikasi Migrant Care Trisna Dwi Yuni Aresta menyebut pemborosan itu berasal dari anggaran yang digunakan untuk pengiriman logistik surat suara via pos.
Selanjutnya klik gambar …

