Reuni 212 di Monas, Bawaslu Awasi Pelanggaran Pemilu

Massa dari berbagai daerah memadati kawasan Monas pada Sabtu (2/12) pagi, menghadiri ‘Munajat untuk Kemenangan Palestina dan Keselamatan NKRI’ yang digelar Persaudaraan Alumni (PA) 212, sekaligus merupakan reuni 212 tahun ini. Reuni demo 212 kerap digelar setiap tanggal 2 Desember. Bawaslu turut memantau acara Munajat 212, yang dikonfirmasi oleh Ketua Bawaslu Jakarta Pusat, Christian Nelson Pangkey. Ia katakan telah mengirimkan perwakilan Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Jakarta Pusat, untuk mengawasi acara secara langsung. Acara ini dilaksanakan pada masa kampanye pemilu 2024, sehingga Bawaslu mengaku mewaspadai potensi terjadinya praktik pelanggaran pemilu. “Hingga saat ini, belum ditemukan adanya pelanggaran,” kata Christian pada VOA. Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin tegaskan bahwa acara ini murni diselenggarakan untuk mendoakan kemenangan Palestina dan keselamatan NKRI. “Tujuan kami sudah jelas, kami tidak mau disangkutpautkan dengan urusan politik,” kata Novel. Munajat 212 turut dihadiri beberapa tokoh termasuk Wakil Ketua Umum MUI, KH. Marsudi Syuhud, dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH. Muhyiddin Junaidi. Menlu Retno Marsudi yang turut diundang, berhalangan hadir karena masih berada di AS, untuk wakili Indonesia dalam pertemuan PBB. Novel Bamukmin juga katakan Munajat 212 dihadiri sekitar 80 ormas Islam di Indonesia. Panitia klaim acara tersebut dihadiri hingga 3 juta orang. Namun, menurut pantauan pihak kepolisian yang berada di lokasi, peserta yang hadir di area Monas diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.

Next Post

Bisa Gak Sih PBB Menghentikan Perang di Gaza?

Sun Dec 3 , 2023
Apakah PBB bisa diharapkan sebagai juru selamat perang Israel-Hamas? PBB, sebagai organisasi internasional, jadi tumpuan harapan dunia untuk mencegah dan menghentikan konflik. Namun dalam perang Israel-Hamas, badan yang berdiri sejak 1945 ini kerap dikritik karena Dewan Keamanan PBB yang sering kali gagal sepakat melahirkan resolusi. Amerika Serikat berulang kali menggunakan […]

Anda suka ini