
Lensakawanua.Com -Minahasa Selatan – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (P) Theodorus Kawatu SIP, Membuka langsung kegiatan Sosialisasi Olahraga Permainan Tradisional Tingkat Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2025 yang digelar di Aula Waleta Pemkab Minsel pada Selasa, 02 Desember 2025.
Dalam Sambutannya, Wabup yang kerap disapa Jendral Theo ini, menekankan pentingnya menjaga permainan tradisional sebagai sarana vital pembentukan karakter generasi muda.

Wabup Theo Kawatu tidak menampik tantangan era digital saat ini, Beliau menyampaikan bahwa pesatnya perkembangan teknologi telah membuat berbagai nilai budaya, termasuk permainan tradisional, mulai terpinggirkan.
“Kegiatan ini meningkatkan partisipasi dalam olahraga dan permainan tradisional,” ujar Wabup Kawatu.
”Padahal, permainan tradisional merupakan bagian dari identitas bangsa sekaligus sarana pembentukan karakter, kebugaran fisik, kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan.”Beliau menegaskan pelestarian bahwa permainan tradisional harus dipandang sebagai upaya strategi untuk memperkuat jati diri dan moral anak-anak Minahasa Selatan.
Kegiatan sosialisasi ini, menurut Wabup Kawatu, merupakan sinergi nyata di tingkat daerah dan nasional.”Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara Program Nasional Pelestarian Permainan Tradisional Indonesia (PEPET.ID) dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga,” Ucap Sang Jendral menambahkan, menunjukkan komitmen Pemkab Minsel dalam melaksanakan program pelestarian budaya secara terpadu.
Acara dibuka secara resmi dan khidmat di Aula Waleta, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.Setelah pembukaan, Kepala Dinas Pemuda dan Minsel Olahraga, Dr. Fietber Raco, S.Pd., M.Si., yang juga bertindak sebagai narasumber, memberikan pemaparan detail kegiatan.

Turut hadir pula Bapak Hirohito Saroinson, Penyelenggara Nasional PEPET.ID, sebagai narasumber utama.Kegiatan yang diawali dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Sonny Mongkareng, MA., M.Th., ini hadir lengkap oleh pejabat administrator, camat, dan jajaran Pemkab Minahasa Selatan, menunjukkan dukungan penuh seluruh elemen pemerintahan terhadap program pelestarian ini.(*Kris)

