Relawan Mengajar Para Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia

Semua guru di Pusat Pembelajaran Pengungsi Cisarua adalah relawan dan banyak juga yang merupakan pengungsi, termasuk Afzal Hamzah, yang berasal dari Afghanistan.

Di sebuah kelas sekolah menengah pertama, para siswanya belajar tentang ilmu keplanetan mulai dari gas di Planet Jupiter hingga eksosfer atau lapisan luar Planet Merkurius.

Pelajaran itu mungkin terlihat tidak berbeda dengan pembelajaran di banyak sekolah di seluruh dunia. Yang membedakan, pelajaran tentang astronomi itu diadakan di pusat pembelajaran bagi para pengungsi di Indonesia.

Afnaan Guleid, seorang remaja berusia 13 tahun asal Somalia, menyimak dengan serius pelajaran itu. Bersama keluarganya, Afnaan melarikan diri ke Indonesia. Dia mengatakan di negara asalnya keluarganya khawatir akan kekerasan, tapi sekarang dia bisa fokus untuk meraih mimpinya.

“Saya ingin menjadi ilmuwan ketika saya besar nanti karena saya suka melakukan eksperimen dan menemukan banyak hal,” kata Guleid.

Afnaan Guleid, 13, pengungsi dari Somalia, bercita-cita menjadi seorang ilmuwan. Dia adalah salah satu dari 85 siswa dari Afrika dan Asia yang belajar di Pusat Pembelajaran Pengungsi Cisarua di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Afnaan Guleid, 13, pengungsi dari Somalia, bercita-cita menjadi seorang ilmuwan. Dia adalah salah satu dari 85 siswa dari Afrika dan Asia yang belajar di Pusat Pembelajaran Pengungsi Cisarua di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Selengkapnya klik gambar…

Next Post

Jokowi Enggan Komentari Aktivis NU yang Temui Presiden Israel

Wed Jul 24 , 2024
Presiden Joko Widodo enggan mengomentari pertemuan lima cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Yerusalem Barat awal Juli ini.  Pengamat khawatirkan dampak lawatan itu pada persepsi publik atas sikap resmi pemerintah Indonesia dalam konflik Israel-Palestina.  “Tolong ditanyakan ke PBNU. Dan Indonesia akan selalu ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang […]

Anda suka ini