BBP Sulut Sukses Gelar Bimtek RBD di Minsel

Lensa Kawanua. Com (Minsel) – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara (BBP Sulut) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) Minahasa Dialek Tountemboan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Sutan Raja Hotel Amurang,selama empat (4) hari dimulai pada tanggal 20 Mei yang dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Arthur Tumipa M. Ed,.sampai pada tanggal 23 Mei 2024, yang diikuti oleh 80 peserta, terdiri dari Kolaborasi antara Guru SD, SMP, dan Kepala kepala sekolah di Minahasa Selatan (Minsel) .

Pengajar Utama Bahasa Minahasa Dialek Tountemboan berasal dari guru yang merupakan penutur jati bahasa daerah yang aktif menggiatkan penggunaan bahasa daerah.

Program RBD ini merupakan salah satu upaya pelindungan bahasa dan sastra daerah di Indonesia. Upaya ini berdasar pada amanat Pasal 32 Ayat 2 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulut Januar Pribadi saat diwawancarai wartawan media LensaKawanua. Com mengatakan, materi yang diajarkan dalam kegiatan ini adalah menulis cerita pendek (cerpen), mendongeng, pidato,membaca dan menulis puisi (sajak, gurit),tembang tradisi, dan komedi tunggal (stand up comedy)

“RBD merupakan upaya pelestarian dan pengembangan bahasa daerah melalui pewarisan bahasa daerah kepada generasi muda untuk mendorong penggunaannya dalam komunikasi yang beragam sehingga daya hidup bahasa daerah tersebut pada taraf aman dan ditransmisikan dengan baik,” ucapnya.

Disamping itu, RBD dilakukan melalui tahapan dengan Koordinasi antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), BBP Sulut, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Dinas Pendidikan).

“Kami akan membantu dan bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam hal pengembangan dan perlindungan bahasa khususnya bahasa Minahasa dialek tountemboan, di samping itu juga ada program prioritas dari Balai bahasa yaitu literasi bahasa daerah dan penginternasionallan bahasa Indonesia,” Jelas Pribadi.

“Kerjasama ini tidak hanya pada tahun ini tapi akan berkepanjangan atau berlanjut agar dapat membantu literasi di Minahasa Selatan agar semakin baik dan bahasa daerah juga semakin dilestarikan”tegasnya.

Diwawancarai Media LensaKawanua.com, Dyah Etta Damayanti yang adalah ketua panitia kegiatan ini mengatakan sangat mengapresiasi bapak ibu guru penuh dengan semangat, mereka-mereka sangat berdedikasi untuk upaya revitalisasi bahasa daerah dan mereka mengikuti ini dengan penuh antusias.

“walaupun di tengah keterbatasan di tengah kekurangan mereka tetap semangat menjalankan tugas, dan pesan saya tetap menjaga bahasa daerah, mari kita upayakan bersama kita revitalisasi kita sebarkan kita tularkan semangat melestarikan bahasa daerah sampai ke anak cucu kita”.tutur Dyah.

Kepala bidang guru dan tenaga kependidikan Meky Sumual, S.T.dalam sambutannya mewakili Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Minsel Arthur Tumipa, M.Ed., mengatakan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BBP Sulut yang telah mengadakan kegiatan bimtek ini.

Sumual juga menjelaskan secara singkat akan program dan tindak lanjut dalam waktu dekat ini dari Dinas Akan diadakan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat kecamatan dan kabupaten, di Minsel.

Selain itu di tahun 2023 kemarin, juga sudah ada peluncuran launching bahasa daerah dan bahasa asing (Inggris dan Jepang, tambahnya

“kami akan berkomunikasi dengan pimpinan, dan merencanakan tahun ini kami akan memasukan enam (6) lomba dalam Tunas Bahasa Ibu nanti, dan masih banyak lagi kegiatan dalam menunjang perkembangan dunia pendidikan di Minsel kedepannya” ucap Sumual

Dan dengan memanjatkan puji dan syukur kepada yang Maha Kuasa, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan didalamnya Dinas Pendidikan dan kebudayaan Minsel, Kepala dinas Arthur Tumipa, saya menutup kegiatan bimtek pengajar utama Revitalisasi bahasa daerah dialek tontemboan, saat ini.

“semoga apa yang kita sudah dapatkan dan terima di tempat ini, akan menjadi pegangan bagi kita, dan boleh kita bagikan di tempat kita masing-masing, dalam rangka kita memberikan peningkatan dalam dunia Pendidikan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, Tuhan memeberkati kita”. tutup Kabid Sumual. (* Kris)

Next Post

Ini Penjelasan BKAD Minsel Tentang LPH BPK Tahun 2022 Terkait Ranmor

Thu May 23 , 2024
#LensaKawanua.com_ (Minsel) -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Minsel, memberikan penjelasan terkait dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2022 mengenai ke-27 kendaraan bermotor (Ranmor) Pemkab Minsel yang belum memiliki dokumen kepemilikan. Terkonfirmasi dari Kepala Bidang Aset BKAD Minsel […]

Anda suka ini