Israel Keberatan dengan Keputusan AS yang Hentikan Sebagian Pengiriman Senjata

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri konferensi pers di Tel Aviv, pada 28 Oktober 2023. (Foto: Abir Sultan/Pool via AP)

VOA – Para pejabat Israel, pada Kamis (9/5), keberatan dengan keputusan Presiden AS Joe Biden untuk menghentikan sementara pengiriman sejumlah senjata ke Israel, di tengah kecemasan atas rencana Israel memperluas operasi militernya di Rafah yang tidak didukung AS.

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menyebut langkah itu sebagai “pernyataan sulit dan sangat mengecewakan dari seorang presiden yang kami syukuri [kehadirannya] sejak awal perang.”

Menteri Keamanan Nasional Israel yang berhaluan kanan, Itamar Ben Gvir, mencuit di paltform X, “Hamas mencintai Biden.”

Biden mengatakan kepada CNN dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada Rabu (8/5) malam bahwa AS akan terus memasok senjata pertahanan kepada Israel, seperti amunisi Iron Dome.

“Saya sudah menjelaskan jika mereka menyerang Rafah, saya tidak akan memasok senjata yang telah digunakan untuk berperang di Rafah, yang digunakan di kota-kota yang bisa mengatasi permasalahan itu,” ujarnya.

Klik gambar untuk berita selengkapnya…

Next Post

Partai Politik AS Coba Rebut Pemilih Keturunan Asia

Sat May 11 , 2024
Dalam kontes kepresidenan antara Joe Biden dan Donald Trump, ada tambahan dua juta pemilih warga Amerika keturunan Asia dibandingkan empat tahun yang lalu, demikian temuan Pusat Penelitian Pew. VOA – Warga Asia Amerika merupakan kelompok pemilih yang pertumbuhannya paling cepat di AS, tetapi orientasi politik mereka tidak seragam. Christine Chen, […]

Anda suka ini