VOA Indonesia – Ketika satelit Nusantara-2 hancur karena roket China yang membawa satelit senilai $200 juta gagal terbang pada 2020, upaya Indonesia untuk memperkuat jaringan komunikasi terpaksa mengalami kemunduran. Namun, siapa sangka insiden tersebut justru memberikan ruang bagi Elon Musk untuk meraup untung.

Model Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) seberat 4,5 ton, yang diluncurkan ke orbit dengan roket Falcon 9 SpaceX pada Juni 2023, ditampilkan di kantor Pasifik Satelit Nusantara, Jakarta, 15 Januari 2024. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)
Klik gambar diatas untuk berita selengkapnya…

