VOA Indonesia – Dokumen pengadilan untuk pertama kalinya mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan digunakannya bahan-bahan beracun dalam sirup obat batuk yang merupakan salah satu produk yang disalahkan atas kematian lebih dari 200 anak di tanah air tahun lalu.

ILUSTRASI – Sirup obat batuk yang terkontaminasi di beberapa negara berkembang telah memicu penyelidikan kriminal, tuntutan hukum dan peningkatan pengawasan peraturan di seluruh dunia.
Klik gambar diatas untuk berita selangkapnya

