Hujan Badai di China Tewaskan Lebih dari 150 Orang dalam 2 Bulan

Ekskavator tampak beroperasi membersihkan puing-puing dari sebuah jembatan menyusul banjir yang menerjang desa Xinhua, di Ya’an, provinsi Sichuan, China, pada 21 Juli 2024. (Foto: Wang Xi/Xinhua via AP)

Tanah longsor dan banjir telah menewaskan lebih dari 150 orang di seluruh China dalam dua bulan terakhir akibat hujan badai yang melanda wilayah tersebut.

Pencarian masih berlangsung pada Senin (5/8) untuk mencari para korban banjir dan tanah longsor di daerah pegunungan Tibet, provinsi Sichuan, yang menewaskan sembilan orang dan 18 orang lainnya belum ditemukan, kata media pemerintah.

Bencana yang terjadi pada Sabtu (3/8) pagi itu menghancurkan rumah-rumah dan menewaskan sedikitnya tujuh orang di desa Ridi, kata lembaga penyiaran pemerintah CCTV dalam sebuah laporan online. Dua orang lainnya tewas, setelah sebuah jembatan di dekatnya yang menghubungkan dua terowongan runtuh dan empat kendaraan jatuh.

China kini berada dalam puncak musim banjir, yang berlangsung dari pertengahan Juli sampai pertengahan Agustus, dan para pembuat kebijakan di China telah berulang kali memperingatkan bahwa pemerintah perlu meningkatkan persiapan bencana karena cuaca buruk semakin sering terjadi.

Menurut CCTV, sebuah laporan tahunan pemerintah tentang iklim menyebutkan bahwa data historis bulan lalu menunjukkan frekuensi curah hujan dan panas yang ekstrem telah meningkat di China.

Selengkapnya klik gambar diatas…

Next Post

Jenazah Pilot Selandia Baru yang Ditembak KKB Papua Akhirnya Ditemukan

Thu Aug 8 , 2024
Jenazah pilot helikopter Selandia Baru yang ditembak oleh kelompok separatis di Papua, berhasil ditemukan, demikian keterangan dari satuan tugas gabungan polisi dan tentara yang memimpin upaya pencarian pada Selasa (6/8). Glen Malcolm Conning (50 tahun), seorang pilot PT Intan Angkasa Air Service, tewas pada Senin (5/8) setelah mendarat di Papua […]

Anda suka ini