
Pemerintah resmi meluncurkan Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbara) untuk komoditas timah dan nikel. Dengan kerja sama antar kementerian/lembaga, digitalisasi sektor mineral ini diyakini bisa memperbaiki tata kelola pertambangan untuk kedua mineral tersebut. Namun, pakar meragukannya.
JAKARTA — Menteri Koordinatpor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa ia optimistis bahwa Simbara untuk nikel dan timah bisa memitigasi berbagai penyelewengan di dunia pertambangan.
“Saya percaya, dengan ini kita lakukan maka efisiensi akan semakin tinggi, korupsi juga dibuat tidak bisa, kenapa? Anda deal dengan mesin. Kalau kita hanya bikin pakta integritas segala macam, korupsi jalan saja, karena dia bisa bertemu, bisa negosiasi. Jadi ini pengalaman kita semua yang harus kita kerjakan sama-sama,” ungkap Luhut dalam sambutannya di acara Launching dan Sosialisasi Implementasi Komoditas Nikel dan Timah Melalui Simbara di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (22/7).
Selengkapnya klik gambar…

