Papua Nugini Evakuasi 7.900 Warga yang Terancam Tanah Longsor 

Sejumlah warga bekerja membersihkan lumpur di lokasi tanah longsor di desa Yambali di provinsi Enga, Papua Nugini, pada 27 Mei 2024. (Foto: AFP/Emmanuel Eralia)

VOA – Papua Nugini tengah mengevakuasi sekitar 7.900 warga yang tinggal di dekat lokasi tanah longsor yang mematikan, ungkap pejabat teras provinsi itu pada Selasa (28/5), seiring ketakutan yang meningkat akan bencana lanjutan.

“Kami sedang mencoba untuk mengevakuasi,” ungkap pejabat provinsi Enga, Sandis Tsaka, kepada AFP.

“Setiap jam, Anda bisa mendengar bebatuan yang retak— kondisinya seperti bom atau tembakan senjata dan batu-batu terus berjatuhan,” kata Tsaka.

Komunitas di lereng perbukitan di provinsi Enga nyaris hilang ketika bongkahan besar gunung Mungalo runtuh pada Jumat pagi, menimbun banyak rumah dan orang-orang yang tidur di dalamnya.

Pusat bencana nasional Papua Nugini khawatir, lebih dari 2 ribu orang terkubur, namun hanya lima mayat dan kaki dari korban keenam yang sejauh ini bisa diangkat dari reruntuhan.

Klik gambar untuk berita selengkapnya…

Next Post

Belajar dari 2 Turbulensi Pesawat, Haruskah Kita Khawatir?

Wed May 29 , 2024
VOA – Lima hari setelah pesawat Singapore Airlines mengalami turbulensi parah yang menewaskan salah seorang penumpang dan melukai 104 lainnya, pesawat Qatar Airways mengalami nasib serupa Minggu lalu (26/5). Mengapa turbulensi semakin sering terjadi, dan haruskah kita khawatir saat naik pesawat terbang? “Saya baik-baik saja sekarang, saya sudah tenang. Tetapi […]

Anda suka ini