
Lensakawanua. Com_Polemik jalan di lingkar tambang PT Meares Soputan Mining (MSM) di Minahasa Utara (Minut) tengah memasuki masa mediasi antara masyarakat dan pihak perusahaan bersama yang di mediasi langsung oleh Komisi Tiga DPRD Sulawesi Utara.
(29/04/2026)
Meski mediasi sering terjadi silang pendapat dalam beberapa hal tapi pada akhirnya berujung pada kesepakatan yang disepakati melalui perwakilan masyarakat adat dan Muspika bersama Komisi Tiga DPRD Sulut selaku mediator.
Hasil turun lapangan oleh Komisi tiga DPRD Sulut bersama perwakilan masyarakat menghasilkan beberapa hal yang mendukung rekonsiliasi.
Diketahui PT Meares Soputan Mining (MSM) adalah perusahaan bonafid yang berkomitmen penuh pada awal berdirinya perusahaan dengan komitmen yang searah dengan perencanaan awal yaitu kepedulian pada masyarakat lingkar tambang lewat progam CSR sebagai program langsung pada masyarakat.
Terkait hal ini perusahaan telah membangun jalan baru sebagai alternatif dan fasilitas yang tepat serta berkualitas demi kepentingan masyarakat.
Upaya nyata perusahan diwujudkan dengan langkah nyata dan persuasif kepada masyarakat. Nyata membangun fasilitas seperti rumah layak huni bagi yang berpenghasilan rendah maupun atensi lainnya yang berhubungan dengan masyarakat.
Sementara itu terkait persoalan yang tengah di hadapi sekarang pihak perusahaan menggunakan metode persuasif, mendengar dan berdialog dan hadir di tengah masalah serta duduk bersama untuk menemukan cara terbaik demi kepentingan bersama.
Hal ini jelas lewat keterangan pers dari Rein SB (CEO Office) PT MSM sebagai representasi korporat dan hubungan kelembagaan bahwa pihak perusahaan sejak awal dan selalu mendahulukan dan mengutamakan kepentingan umum demi berlangsung nya kegiatan.
“Memang dari awal kami sudah sediakan jalan ini dengan membangun sesuai standar nasional untuk kepentingan masyarakat bahkan kami bangun yang terbaik seperti yang teman teman lihat” Jelas Rein SB (CEO Office) PT MSM
Di kesempatan yang sama komisi tiga DPRD Sulut selaku mediator mendukung penuh akses jalan ini untuk digunakan bagi masyarakat.
“Sesuai rapat bersama hari ini antara pihak perusahaan dan masyarakat serta tokoh adat bahwa ada kesepakatan bersama jalan ini akan dibuka dan digunakan tentunya dengan berbagai persyaratan yang di ajukan masyarakat kepada pihak perusahaan untuk disepakati bersama “jelas ketua komisi tiga DPRD Sulut Berty Kapojos
Ketua Komis Tiga juga menginginkan hal ini berakhir baik dengan komunikasi yang baik antara kedua belah pihak.
” Untuk hal ini di atur dengan baik dan dibicarakan dari hati ke hati”ucapnya
Diketahui PT MSM selalu berkomitmen pada CSR selain pembangunan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah, bantuan pangan, serta pemberdayaan ekonomi dan lingkungan. Perusahaan juga aktif dalam penanaman mangrove dan pelatihan tenaga kerja lokal.
(Hemsi)

