
Lensakawanua.com -Minsel_Pemerintah Desa Sapa Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan Bagikan Pangan berupa 5 kg beras, 1 baki telur ayam, 1 liter minyak goreng, dan 1 Kg gula putih Hasil Penjualan Ketahanan Pangan (Ketapang) Tahun 2023 pada Senin (23/12/2024)
Hukum tua Desa Sapa Johann H. Egeten,S.Pd Menjelaskan, Dana Ketahanan Pangan Tahun 2023 di peruntukan sebanyak 18 ekor dan di pelihara untuk penggemukan, sehingga sudah terjual dengan hasil 162 juta.

Berdasarkan hasil keputusan musyawarah desa Selasa (17/12/2024) di mana pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh-tokoh masyarakat telah menyepakati untuk sebagian dana diberikan atau dibelikan pangan untuk dibagikan kepada 292 Kepala Keluarga (KK) di desa sapa.
Olehnya, Pembagian bahan pangan ini diberikan kepada seluruh masyarakat desa sapa dan setiap Keluarga Penerima Manfaat, menerima 4 jenis bahan pangan dengan jenis 5 kg beras, 1 baki telur ayam, 1 liter minyak goreng, dan 1 Kg gula putih.
“Sekali lagi ini anggaran ketahanan pangan tahun 2023, dan sisa Dana Ketahanan Pangan ini sudah di bicarakan dalam musyawarah desa untuk digunakan pada kegiatan mendesak/prioritas desa kedepannya seiring dengan keputusan kita bersama demi memajukan dan mensejahterakan masyarakat”

Egeten menambahkan, Anggaran ketahanan pangan tahun 2024, kami pemerintah desa telah menganggarkan sapi sebanyak 7 ekor sesuai dengan hasil musyawarah desa sehingga sapi tersebut sudah ada/sedang dipelihara oleh beberapa masyarakat untuk dikembangkan.
“Kami pemerintah desa terus berupaya melakukan yang terbaik demi mensejahterakan masyarakat desa Sapa yang kita cintai bersama”. Tutup Egeten

Camat Tenga Sonny Sagai pada sambutannya mengapresiasi kinerja pemerintah desa sapa terlebih khusus hukum tua Johann H. Egeten,S.Pd yang telah bekerja dan berkontribusi penting demi memajukan desa sapa untuk lebih baik dan sejahtera.

“Kegiatan penyaluran sebagian hasil penjualan sapi yang bersumber dari ketahanan pangan tahun 2023 ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga semua pastinya sangat bangga dengan kerja pemerintah desa”
Terima kasih hukum tua, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh element masyarakat yang selalu mensuport akan pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten minahasa selatan, pemerintah provinsi, bahkan pemerintah pusat. semoga apa yang sudah di terima bisa berguna di dalam kehidupan keluarga kita semua. Terang Sagai

Sesuai pantauan media Lensakawanua. Com , desa sapa memiliki 4 jaga dan untuk pembagian melalui setiap kepala jaga yang di serahkan langsung di kantor balai pertemuan umum desa sapa.

Hadir dalam Kegiatan, Camat Tenga Sonny Sagai, Hukum tua Johann H. Egeten,S.Pd bersama perangkat desa, Kapolsek Tenga yang di wakili, Ketua BPD Budianto Abdul, Ibu Pendeta Rita Paat, dan seluruh masyarakat desa sapa. (*Kris)

