
Simpul Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Gorontalo mengatakan bencana banjir, banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah itu pada Juli 2024 merupakan bencana ekologis terparah dalam sepuluh tahun terakhir. Apa penyebabnya?
Intensitas dan curah hujan dinilai bukan satu-satunya penyebab terjadinya bencana banjir dan longsor tahunan di Provinsi Gorontalo. Simpul WALHI menilai faktor lainnya yang justru harus disoroti adalah alih fungsi lahan, pembangunan dan penataan ruang yang karut-marut.
Dinamisator Simpul WALHI Gorontalo, Puput Pakaya, mengatakan pada kasus banjir di Gorontalo awal Juli lalu, yang menewaskan puluhan warga, penyebabnya jelas karena deforestasi atau pembukaan lahan pertanian monokultur jagung, perkebunan sawit atau bentuk alih fungsi lahan lainnya secara besar-besaran.
VOA Indonesia – Selengkapnya Klik Gambar…

