Pemukiman Nelayan di Banten Bergulat dengan Tumpukan Sampah yang Terbawa Air Pasang

Seekor kucing terlihat di antara sampah yang sebagian besar berupa sampah plastik dan rumah tangga, di sebuah pantai di perkampungan nelayan Teluk, Pandeglang, Banten, 15 Maret 2024. (Foto: REUTERS /Willy Kurniawan)

VOA – Solikah, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di desa nelayan Teluk, menangis sambil menunjuk ke tumpukan sampah yang berserakan di pantai dekat rumahnya yang telah ia tempati selama 40 tahun.

Teluk, sebuah desa di Banten, memiliki salah satu pantai yang paling tercemar di wilayah tersebut karena warga desa menyatakan bahwa hujan lebat meningkatkan kekuatan pasang laut. Dampaknya, lebih banyak sampah terbawa ke pantai.

Selengkapnya klik gambar di atas..

Next Post

Komisi II DPR Minta Pembangunan IKN Tidak Gusur Warga Asli

Fri Mar 22 , 2024
Komisi II DPR meminta Otorita IKN untuk tidak memicu konflik dengan masyarakat saat membuka dan mengembangkan wilayah itu. VOA – Instruksi Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara kepada 200an warga suku asli di Pamaluan dan Sepaku, Penajam Paser Utara untuk segera pindah dari kampung mereka karena ikut terdampak proyek pembangunan […]

Anda suka ini