
Lensakawanua.Com -Minsel– Suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman SMK Negeri 1 Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Jumat (08/05/2026).
Di bawah teriknya matahari yang seolah menjadi simbol semangat yang membara, sebanyak 270 siswa-siswi kelas XII secara resmi dilepas dalam sebuah Ibadah Syukur Penamatan Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan spektakuler.
Mengangkat tema visioner “Dream Higher and Keep Shining”, momentum ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan langkah awal bagi ratusan generasi muda Minsel untuk menaklukkan tantangan dunia kerja dan pendidikan tinggi.
Hadir memberikan sambutan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Minsel-Mitra, Arie Toloh, SE., menyampaikan optimisme tinggi terhadap kualitas lulusan SMKN 1 Amurang.
Ia menegaskan bahwa para siswa tidak hanya dibekali dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter yang kokoh.
“Saya percaya 270 siswa yang ditamatkan hari ini adalah pribadi-pribadi yang memiliki pendidikan politik yang cerdas, pengetahuan luas, keterampilan mumpuni, serta budi pekerti yang luhur,” ujar Arie Toloh di hadapan para orang tua dan undangan.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada orang tua yang telah menjadi tiang penyangga keberhasilan anak-anak mereka. “Selamat kepada orang tua. Kita semua berharap, lulusan-lulusan ini akan menjadi motor penggerak pembangunan di Sulawesi Utara, khususnya di tanah Minahasa Selatan yang kita cintai,” tambahnya.

Kepala SMK Negeri 1 Amurang, Jevie Jane Maliangkay, S.Pd., dalam orasi pendidikannya yang emosional, menekankan pentingnya integritas moral saat para siswa mulai berbaur dengan masyarakat luas. Baginya, ijazah hanyalah tiket, namun karakter adalah kompas kehidupan.
“Di luar sana, bukan hanya ilmu pengetahuan yang kalian bawa. Pertanyaannya, mampukah kalian menjadi panutan? Mampukah kalian bersosialisasi dan berkomunikasi dengan baik di tengah masyarakat?” tantang Jevie kepada para lulusan.
Ia juga mengingatkan bahwa dunia nyata penuh dengan dinamika. “Akan ada angin dan badai di depan. Di situlah kemandirian kalian diuji. Jangan terus bergantung pada orang tua. Teruslah bersinar sesuai tema kita hari ini: Dream Higher and Keep Shining,” pesan Kepsek Maliangkay dengan nada penuh motivasi.
Senada dengan itu, Sekretaris Komite Sekolah, Douglas Panit, menitipkan pesan filosofis yang mendalam bagi para lulusan.
Menurutnya, kesuksesan seorang manusia tidak diukur dari seberapa lama ia hidup, melainkan seberapa besar manfaat yang ia berikan bagi sesama.
”Kehidupan kita tidak diukur secara kuantitatif, tapi kualitatif. Berkontribusilah bagi peningkatan SDM di daerah kita. Lanjutkan perjuangan kalian setinggi mungkin dan buatlah orang tua kalian bangga,” pungkas Douglas.

Acara penamatan ini diakhiri dengan suasana kekeluargaan yang kental, menandai berakhirnya masa-masa indah di bangku SMK, sekaligus dimulainya babak baru bagi 270 “Bintang dari Amurang” untuk menyongsong masa depan yang gemilang.(*Kris)

