Pakar: Terorisme Masih Menjadi Tantangan Pemerintah Prabowo-Gibran

Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto (Kiri) dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka (kanan) di depan potret Presiden Indonesia Joko Widodo di Kantor KPU, Jakarta, usai pengumuman pemilihan presiden 2024 di Gedung DPR, 24 April 2024. (Yasuyoshi CHIBA / AFP)

VOA — 

Direktur The Habibie Center, Mohammad Hasan Ansori, mengatakan meskipun penanganan terorisme di Indonesia telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam satu dekade terakhir, tetapi kelompok teror Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) masih tetap aktif dalam berbagai aktivitas termasuk rekrutmen, persiapan, dan pendanaan teror.

“Kita bisa melihat bahwa terdapat penurunan serangan terorisme yang cukup signifikan dan itu saya kira merupakan keberhasilan dan kesuksesan bangsa kita, BNPT yang perlu kita apresiasi,” kata Mohammad Hasan Ansori dalam diskusi publik bertema Tantangan Penanganan Terorisme di Masa Pemerintah Baru, Kamis (16/5).

“Tetapi ingat, itu bukan berarti kemudian selesai sepenuhnya. Jadi masih ada PR-PR (pekerjaan rumah-red) yang sebetulnya belum selesai dan harus kita teruskan proyek tersebut. Beberapa masih terdapat kelompok-kelompok, khususnya radikal, kelompok-kelompok radikal yang merupakan sumbu yang pada saat situasi tertentu juga akan berubah menjadi teroris yang tidak akan terduga,” imbuhnya.

Selengkapnya klik gambar di atas…

Next Post

Elon Musk Umbar Janji Investasi Jangka Panjang ke Jokowi

Tue May 21 , 2024
Setelah meresmikan layanan internet Starlink, dan menjadi salah satu pembicara dalam ajang World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, miliarder Elon Musk melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan itu, Elon menjanjikan akan berinvestasi jangka panjang di Indonesia.  VOA — Salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk berjanji di […]

Anda suka ini