
VOA – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di provinsi Sumatra Barat meningkat menjadi sedikitnya 50 orang dan lebih dari 3.000 orang telah dievakuasi, kata pihak berwenang, Selasa (14/5). Sementara itu, hujan lebat diperkirakan akan turun hingga pekan depan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, saat meninjau daerah-daerah yang terdampak mengatakan, “Data sementara mencatat ada 50 yang meninggal dunia. Tentu saja ini akan bertambah terus dengan adanya korban yang hilang ditemukan meninggal, dan ada lagi mayat yang ditemukan.”
Hujan deras, Sabtu (11/5) malam, memicu banjir bandang, tanah longsor dan aliran lahar dingin, campuran abu vulkanik, pecahan batu dan air yang seperti lumpur, di tiga kabupaten di provinsi Sumatra Barat.
Selanjutnya klik gambar diatas…

