<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Konten - LensaKawanua</title>
	<atom:link href="https://lensakawanua.com/category/konten/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lensakawanua.com</link>
	<description>Media Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Dec 2025 17:58:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/02/cropped-log-png-lk-32x32.png</url>
	<title>Konten - LensaKawanua</title>
	<link>https://lensakawanua.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral! Puskesmas Modoinding Diguncang Tuduhan Fatal, Publik Pertanyakan Kinerja Dinkes Minsel</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2025/12/12/viral-puskesmas-modoinding-diguncang-tuduhan-fatal-publik-pertanyakan-kinerja-dinkes-minsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kris Kawanua]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 17:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bitung]]></category>
		<category><![CDATA[Extentions Info]]></category>
		<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Kotamobagu]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tomohon]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=7000</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lensakawanua. Com _-MINAHASA SELATAN-_ Fasilitas layanan kesehatan publik dihebohkan dengan insiden memilukan yang terjadi di Puskesmas Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara. Kamis (11/12)‎‎Kematian seorang pasien korban kecelakaan bernama Om Ernes (Ernes Kawonal) setelah dugaan penundaan penanganan medis selama berjam-jam telah menjadi viral, memicu kemarahan publik.‎‎Unggahan video dan foto [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2025/12/12/viral-puskesmas-modoinding-diguncang-tuduhan-fatal-publik-pertanyakan-kinerja-dinkes-minsel/">Viral! Puskesmas Modoinding Diguncang Tuduhan Fatal, Publik Pertanyakan Kinerja Dinkes Minsel</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="480" height="480" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2025/12/51268.jpg" alt="" class="wp-image-7001" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2025/12/51268.jpg 480w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2025/12/51268-300x300.jpg 300w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2025/12/51268-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></figure>



<p>Lensakawanua. Com _-MINAHASA SELATAN-_ Fasilitas layanan kesehatan publik dihebohkan dengan insiden memilukan yang terjadi di Puskesmas Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara. Kamis (11/12)<br>‎<br>‎Kematian seorang pasien korban kecelakaan bernama Om Ernes (Ernes Kawonal) setelah dugaan penundaan penanganan medis selama berjam-jam telah menjadi viral, memicu kemarahan publik.<br>‎<br>‎Unggahan video dan foto yang beredar di media sosial menarasikan bahwa Om Ernes dibawa ke Puskesmas dalam kondisi darurat pada pagi hari, namun diduga diabaikan dan penanganan medisnya tertunda.<br>‎<br>‎Tuduhan utama yang dilemparkan keluarga dan publik adalah Puskesmas lebih mengutamakan penyelesaian urusan administrasi daripada memberikan pertolongan penyelamat nyawa (life saving actions).<br>‎<br>‎&#8221;Puskesmas Modoinding lebih utamakan administrasi daripada nyawa, Om Ernes diabaikan selama tiga jam berujung meninggal dunia,&#8221; demikian narasi kemarahan yang beredar luas di berbagai platform.<br>‎<br>‎Narasi tersebut sontak memantik kecaman keras, mengingat peraturan kesehatan menegaskan bahwa pasien gawat darurat harus menerima pertolongan pertama tanpa terhalang oleh urusan jaminan kesehatan atau biaya. Dugaan pelanggaran fatal terhadap prinsip ini yang mendorong desakan agar otoritas kesehatan segera bertindak.<br>‎<br>‎Saat dihubungi Wartawan Media Lensakawanua.Com Melalui Pesan WA Pribadi. Jumat,(12/12) 00.00 dinihari, Kepala Puskesmas  Modoinding  segera memberikan klarifikasi untuk meluruskan tuduhan tersebut,dan menyajikan kronologi yang berbeda:<br>‎**Penerimaan Pasien: Pasien Bpk. Ernes Kawonal tiba pukul 08.15 WITA akibat kecelakaan, diantar menggunakan ambulans Cantia (kebetulan mengarah ke Kotamobagu),informasi korban mengalami kecelakaan di desa Sinisir dan Saat tiba, kondisi pasien sadar, dengan tekanan darah T=170/100 dan saturasi oksigen Spo2 98\%.<br>‎<br>‎**Penanganan Awal: Petugas UGD telah melakukan perawatan meliputi pembersihan luka, pendampingan, dan pemberian obat.<br>‎<br>‎**Kendala Infus dan Keluarga: Petugas tidak dapat melakukan pemasangan infus karena tidak ada persetujuan dari keluarga; sementara keluarga baru tiba sekitar pukul 11.00 WITA. Petugas bahkan sudah memposting informasi di media sosial agar keluarga segera datang, karena pasien masuk tanpa didampingi. Penurunan kesadaran pasien terjadi menjelang kedatangan keluarga.<br>‎<br>‎**Proses rujukan terkendala oleh Keterlambatan keluarga tiba.<br>‎<br>**Sistem rujukan elektronik (SISRUTE) ke RS Cantia tidak direspon.<br>‎<br>‎**Ketika sopir ambulans Puskesmas (yang sedang sakit dan dipanggil) tiba, keluarga telah memutuskan membawa pasien sendiri menggunakan angkutan umum (Angkot/Oto Mikro).<br>‎<br>‎**Ketiadaan Petugas di Video: Kepala Puskesmas mencatat bahwa petugas UGD terpaksa meninggalkan pos jaga karena situasi sudah tidak kondusif akibat keluarga yang tidak kooperatif. &#8220;Petugas di UGD sudah lari ke dalam meninggalkan UGD karena keluarga sudah tidak kooperatif, makanya di video seakan-akan tidak ada petugas jaga,&#8221; jelas Kapus pada pesan WAnya.<br>‎<br>Publik Mendesak Dinas Kesehatan Minsel Diminta Turun Tangan, Meskipun terdapat klarifikasi dari pihak Puskesmas, insiden ini tetap menyisakan pertanyaan besar terkait komunikasi, kesiapan SOP gawat darurat, dan kinerja sistem rujukan.<br>‎<br>Masyarakat Minahasa Selatan mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minsel untuk segera membentuk tim investigasi independen. Investigasi ini dianggap penting untuk:<br>‎<br>**Menguji Kepatuhan SOP: Memastikan apakah prioritas life saving actions telah dijalankan sesuai standar.<br>‎<br>**Menilai Kesiapan Sistem: Menelusuri kegagalan respons SISRUTE dan ketersediaan petugas/ambulans.<br>‎<br>**Evaluasi Etika Pelayanan: Menilai profesionalitas petugas dalam menghadapi tekanan keluarga pasien.<br>‎<br>‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Dinas Kesehatan Minsel terkait langkah spesifik atau sanksi yang akan diberikan.<br>‎<br>‎Publik menuntut transparansi dan akuntabilitas penuh dari Dinkes Minsel guna mencegah terulangnya tragedi serupa di fasilitas kesehatan publik.(*R31)</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2025/12/12/viral-puskesmas-modoinding-diguncang-tuduhan-fatal-publik-pertanyakan-kinerja-dinkes-minsel/">Viral! Puskesmas Modoinding Diguncang Tuduhan Fatal, Publik Pertanyakan Kinerja Dinkes Minsel</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ironi Pesta Rakyat: Kontras &#8220;Bread and Circuses&#8221; dan Jalan Sunyi Visi Blue Ekonomi Ala Gubernur YSK</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2025/11/09/ironi-pesta-rakyat-kontras-bread-and-circuses-dan-jalan-sunyi-visi-blue-ekonomi-ala-gubernur-ysk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kris Kawanua]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bitung]]></category>
		<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Kotamobagu]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tomohon]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=6764</guid>

					<description><![CDATA[<p>Catatan Reflektif Oleh Douglas (Pegiat Literasi) #Lensakawanua.Com_ Sulut_ Gemerlap Ironi di Pohon Kasih Malam 8 November kemarin, kawasan Pohon Kasih (Pokas) Megamas, Manado, bermandikan cahaya. Bukan cahaya refleksi spiritual, melainkan kilauan lampu panggung yang megah. Pemandangan itu adalah pesta rakyat yang dikemas oleh para elit, khususnya HaBeL dan Ely, menampilkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2025/11/09/ironi-pesta-rakyat-kontras-bread-and-circuses-dan-jalan-sunyi-visi-blue-ekonomi-ala-gubernur-ysk/">Ironi Pesta Rakyat: Kontras “Bread and Circuses” dan Jalan Sunyi Visi Blue Ekonomi Ala Gubernur YSK</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="640" height="389" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2025/11/21337-1.jpg" alt="" class="wp-image-6774" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2025/11/21337-1.jpg 640w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2025/11/21337-1-300x182.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></figure>



<p>Catatan Reflektif Oleh Douglas (Pegiat Literasi)</p>



<p>#Lensakawanua.Com_ Sulut_ Gemerlap Ironi di Pohon Kasih Malam 8 November kemarin, kawasan Pohon Kasih (Pokas) Megamas, Manado, bermandikan cahaya. Bukan cahaya refleksi spiritual, melainkan kilauan lampu panggung yang megah. </p>



<p>Pemandangan itu adalah pesta rakyat yang dikemas oleh para elit, khususnya HaBeL dan Ely, menampilkan sederet bintang ibu kota, Judika dan Wisnu Cantika. Namun, di balik gemerlap yang membius mata, tersimpan sebuah ironi sosial dan politik yang getir, sebuah pertanyaan fundamental tentang prioritas dan kepedulian sejati terhadap masa depan Sulawesi Utara.</p>



<p>&#8216;Kamuflase&#8217; Politik yang Nyata Pesta itu, meski berlabel &#8220;pesta rakyat,&#8221; terasa lebih seperti etalase politik yang dipersiapkan dengan matang. Kehadiran Ketua Umum Partai &#8216;biru&#8217;, AHY, mempertegas dugaan bahwa euforia massa malam itu adalah pengerahan energi politik, bukan semata-mata perayaan kultural. Seluruh kemegahan yang tersaji bukanlah tanpa biaya. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tercatat menjadi sponsor, mengalirkan dana yang mestinya disalurkan untuk kepentingan publik yang lebih substansial.</p>



<p>Inilah manifestasi sempurna dari teori politik klasik yang dikenal sebagai Panem et Circenses atau &#8220;Roti dan Hiburan&#8221; (Bread and Circuses). Berasal dari Kekaisaran Romawi kuno, filosofi ini menunjukkan bagaimana elit penguasa mempertahankan kekuasaan dan meredam protes publik dengan menyediakan kebutuhan dasar (roti/makanan) dan, yang lebih penting, hiburan massal (sirkus/gladiator). Pesta rakyat di Pokas berfungsi sebagai sirkus modern; memicu kegembiraan sesaat agar rakyat lupa sejenak pada persoalan ekonomi yang mendera.</p>



<p>Saat rakyat Sulut, dan bangsa ini secara umum, masih berjuang keras untuk &#8220;mikiran rupiah&#8221; demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, pesta ini justru menjadi ajang penghamburan uang. Kontras antara gemerlap panggung elit dan kelamnya dapur rakyat jelata menjadi pemandangan yang menyakitkan. Dana yang dibakar untuk lampu dan sound system malam itu bisa dialokasikan untuk program ekonomi mikro yang lebih menyentuh akar rumput.</p>



<p>Jalan Sunyi Sang Gubernur di sisi kontras yang nyaris tak terdengar, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), justru memilih &#8220;jalan sepi.&#8221; YSK tidak hadir dalam keriuhan lampu remang-remang Megamas. Tindakan beliau diam-diam, jauh dari sorotan kamera dan tepuk tangan massal, terfokus pada kepentingan strategis jangka panjang masyarakat Sulut.</p>



<p>Fokus YSK adalah pada &#8220;ekonomi biru&#8221; (blue economy), sebuah visi masa depan yang melihat potensi laut sebagai motor penggerak kesejahteraan Sulut. Ini adalah langkah konkret yang membutuhkan diplomasi tingkat tinggi, bukan sekadar joget ria di Megamas. Beliau secara intensif meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk turun tangan, memastikan investasi dan keberlanjutan sektor perikanan dan maritim. Ini adalah investasi jangka panjang yang hasilnya baru akan dinikmati rakyat di kemudian hari.</p>



<p>YSK juga menunjukkan kepedulian pada kebanggaan publik yang otentik. Ia fokus membangkitkan &#8220;Badai Biru,&#8221; julukan untuk klub sepak bola Persma Manado. Revitalisasi Persma adalah upaya membangun kembali identitas dan harga diri kultural masyarakat Manado, sebuah proyek yang jauh lebih bernilai spiritual dan sosial ketimbang konser sesaat. Ini adalah &#8220;biru&#8221; yang sesungguhnya berpihak pada rakyat, bukan &#8220;Partai Biru&#8221; yang hanya mencari eforia.</p>



<p>Prioritas yang Berbeda Puncaknya terlihat pada malam yang sama. Ketika &#8220;Partai Biru&#8221; dan elit pendukungnya kasat-kusut joget ria di Megamas, Gubernur YSK berada di Bandung, mengunjungi dan berdialog dengan mahasiswa Sulut. Aksi ini menunjukkan perbedaan prioritas yang mencolok: berinvestasi pada sumber daya manusia dan masa depan intelektual Sulut versus berinvestasi pada popularitas elektoral sesaat.</p>



<p>Pesta yang didominasi oleh Partai Biru adalah contoh kamuflase politik yang sempurna. Kamuflase ini bekerja dengan mengalihkan perhatian dari isu-isu substantif—seperti kinerja pemerintahan, pengawasan anggaran BUMN, atau program ekonomi konkret—kepada citra yang menarik, mudah dicerna, dan menghibur. Mereka menggunakan kesenian sebagai alat untuk mencapai tujuan politik.</p>



<p>Keterlibatan sejumlah BUMN sebagai sponsor menambah lapisan ironi. BUMN adalah alat negara untuk kepentingan rakyat, bukan untuk membiayai panggung kampanye terselubung. Penggunaan uang publik, melalui entitas negara, untuk menopang agenda politik pribadi dan partai adalah tindakan yang patut dipertanyakan dari perspektif etika dan akuntabilitas.</p>



<p>Pohon Kasih (Pokas), yang seharusnya menjadi simbol kerukunan, ketenangan, atau ruang refleksi komunitas, justru diubah menjadi arena &#8220;pesta duniawai&#8221; yang riuh. Ruang publik yang seharusnya netral dan inklusif kini terdistorsi menjadi panggung politik satu arah, menandai pengambilalihan ruang publik oleh kepentingan elit.</p>



<p>Pendekatan &#8220;Roti dan Hiburan&#8221; yang dianut oleh Partai Biru membawa konsekuensi berbahaya dalam jangka panjang. Ia menciptakan masyarakat yang apatis dan mudah terpuaskan, yang kehilangan daya kritisnya terhadap para pemimpin. Selama ada hiburan, protes dikesampingkan. Ini adalah strategi yang menghambat perkembangan demokrasi yang matang dan berorientasi pada isu.</p>



<p>Filosofi kepemimpinan YSK—fokus pada ekonomi biru, kebangkitan Persma, dan kunjungan mahasiswa—mencerminkan gaya kepemimpinan yang berorientasi pada hasil dan pembangunan berkelanjutan (sustainability). Sebaliknya, pendekatan Partai Biru mencerminkan kepemimpinan yang berorientasi pada citra, popularitas instan, dan branding elektoral.</p>



<p><font dir="auto" style="vertical-align: inherit"><font dir="auto" style="vertical-align: inherit">Pertanyaan mendasar yang harus direnungkan publik adalah: Siapa yang sebenarnya peduli pada investasi masa depan Sulut? Apakah mereka yang menghamburkan uang di panggung megah untuk eforia saat itu, atau mereka yang memilih jalan sunyi, berjuang untuk ekonomi biru di tingkat kementerian dan membangun aset kultural di tengah masyarakat?</font></font></p>



<p>Gubernur YSK memang pantas diapresiasi. Dalam kontras yang tajam ini, ia menunjukkan bahwa kepedulian investasi masa depan Sulut tidak diukur dari seberapa terangnya lampu di panggung, melainkan dari seberapa dalam dan seriusnya upaya membangun fondasi ekonomi dan sosial yang kokoh. YSK menunjukkan integritas dalam memilih substansi di atas sensasi.</p>



<p>Epilog</p>



<p><font dir="auto" style="vertical-align: inherit"><font dir="auto" style="vertical-align: inherit">Di saat tirai panggung gemerlap di Megamas telah ditutup, menyisakan sampah visual dan kelelahan sesaat, hasil dari &#8220;jalan sepi&#8221; yang ditempuh Gubernur YSK akan terus bergulir. Badai Biru akan bangkit, laut akan memberi hasil, dan pelajar akan membawa pulang ilmu. Kita harus belajar membedakan mana emas yang sesungguhnya dan mana kilauan yang ditiru; mana kepedulian tulus dan mana kamuflase politik yang terbungkus rapi dalam janji-janji hiburan massal.</font></font>(*Team)</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2025/11/09/ironi-pesta-rakyat-kontras-bread-and-circuses-dan-jalan-sunyi-visi-blue-ekonomi-ala-gubernur-ysk/">Ironi Pesta Rakyat: Kontras “Bread and Circuses” dan Jalan Sunyi Visi Blue Ekonomi Ala Gubernur YSK</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Amurang BerSuara Merdu</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/07/13/orang-amurang-bersuara-merdu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 21:04:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bitung]]></category>
		<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Kotamobagu]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[Minahasa Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tomohon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=4983</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="CINTA  TERBAIK - Cassandra // Cover Sinthya Tambiongon" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/rluIDO0SbfA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div><figcaption class="wp-element-caption">CINTA TERBAIK &#8211; Cassandra // Cover Sinthya Tambiongon</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Tak Mungkin Lagi ( Betharia Sonata ) -  Cover by.  Cintya Tambingon" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/lWKBeTne0S0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div><figcaption class="wp-element-caption">Tak Mungkin Lagi ( Betharia Sonata ) &#8211; Cover by. Cintya Tambingon</figcaption></figure><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/07/13/orang-amurang-bersuara-merdu/">Orang Amurang BerSuara Merdu</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Rayapan di Bandung Barat</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/03/27/fenomena-rayapan-di-bandung-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 16:26:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=3751</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pergerakan tanah di Bandung Barat baru-baru ini memicu pertanyaan soal pembukaan wilayah dan pembangunan yang sering kali dilakukan secara tergesa-gesa. Termasuk pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur. Sudahkah dilakukan berbagai kajian geologi sebelumnya? VOA &#8211; Suatu fenomena tak biasa terjadi di Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/03/27/fenomena-rayapan-di-bandung-barat/">Fenomena Rayapan di Bandung Barat</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><a href="https://www.voaindonesia.com/a/fenomena-rayapan-di-bandung-barat/7540478.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="360" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-34.jpg" alt="" class="wp-image-3752" style="width:840px;height:auto" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-34.jpg 640w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-34-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a><figcaption class="wp-element-caption"><em>Tanah di Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, terlihat merekah sehingga menyebabkan sejumlah bangunan rusak dan ratusan orang mengungsi. (Foto: BPBD Jawa Barat)</em></figcaption></figure>



<p><strong>Pergerakan tanah di Bandung Barat baru-baru ini memicu pertanyaan soal pembukaan wilayah dan pembangunan yang sering kali dilakukan secara tergesa-gesa. Termasuk pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur. Sudahkah dilakukan berbagai kajian geologi sebelumnya?</strong></p>



<p>VOA &#8211; Suatu fenomena tak biasa terjadi di Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akhir Februari lalu, ketika muncul celah di tanah, yang awalnya berdimensi kecil, tetapi lama kelamaan menjadi besar dan dalam, serta berdampak masif.</p>



<p>Klik gambar untuk berita selengkapnya..</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/03/27/fenomena-rayapan-di-bandung-barat/">Fenomena Rayapan di Bandung Barat</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sikapi Pengumuman KPU, Tim Hukum Anies-Muhaimin Siap ke MK Hari Kamis</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/03/22/sikapi-pengumuman-kpu-tim-hukum-anies-muhaimin-siap-ke-mk-hari-kamis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 16:44:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=3672</guid>

					<description><![CDATA[<p>VOA — Calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Rabu malam (20/3) mengatakan tim hukum mereka siap datang ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendaftarkan “permohonan pembatalan Keputusan KPU No.360/2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu 2024.”Dalam pernyataan tertulis yang diterima VOA beberapa saat lalu, Tim [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/03/22/sikapi-pengumuman-kpu-tim-hukum-anies-muhaimin-siap-ke-mk-hari-kamis/">Sikapi Pengumuman KPU, Tim Hukum Anies-Muhaimin Siap ke MK Hari Kamis</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><a href="https://www.voaindonesia.com/a/sikapi-pengumuman-kpu-tim-hukum-anies-muhaimin-siap-ke-mk-hari-kamis/7535761.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="360" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-25.jpg" alt="" class="wp-image-3673" style="width:840px;height:auto" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-25.jpg 640w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-25-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a><figcaption class="wp-element-caption"><em>Capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berbicara di Posko Tim Hukum Amin, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa(20/2). (Courtesy : TPN Anies-Muhaimin)</em></figcaption></figure>



<p><strong>VOA — Calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Rabu malam (20/3) mengatakan tim hukum mereka siap datang ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendaftarkan “permohonan pembatalan Keputusan KPU No.360/2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu 2024.”</strong><br>Dalam pernyataan tertulis yang diterima VOA beberapa saat lalu, Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin mengatakan datang ke kantor MK pada hari Kamis (21/3) sekitar pukul 8 pagi.</p>



<p>Selengkapnya klik gambar di atas..</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/03/22/sikapi-pengumuman-kpu-tim-hukum-anies-muhaimin-siap-ke-mk-hari-kamis/">Sikapi Pengumuman KPU, Tim Hukum Anies-Muhaimin Siap ke MK Hari Kamis</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala Otorita IKN: Investasi di IKN Nyaris Tembus Rp50 Triliun</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/03/15/kepala-otorita-ikn-investasi-di-ikn-nyaris-tembus-rp50-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 15:54:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=3594</guid>

					<description><![CDATA[<p>VOA JAKARTA &#8211; Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegatakan total investasi yang masuk ke calon ibu kota baru Indonesia sudah mencapai Rp49,6 triliun. Akankah investasi baru ini memperlancar kelanjutan pembangunan IKN di tangan presiden terpilih nanti? Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono melaporkan nilai investasi yang sudah masuk untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/03/15/kepala-otorita-ikn-investasi-di-ikn-nyaris-tembus-rp50-triliun/">Kepala Otorita IKN: Investasi di IKN Nyaris Tembus Rp50 Triliun</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><a href="https://www.voaindonesia.com/a/kepala-otorita-ikn-investasi-di-ikn-nyaris-tembus-rp50-triliun/7527610.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="360" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-12.jpg" alt="" class="wp-image-3595" style="width:836px;height:auto" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-12.jpg 640w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/03/image-2-12-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a><figcaption class="wp-element-caption"><em>Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono (tengah) melaporkan nilai investasi yang sudah masuk untuk pembangunan mega proyek IKN, usai Rapat Internal dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3). (Foto: Setpres RI)</em></figcaption></figure>



<p>VOA JAKARTA &#8211; Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegatakan total investasi yang masuk ke calon ibu kota baru Indonesia sudah mencapai Rp49,6 triliun. Akankah investasi baru ini memperlancar kelanjutan pembangunan IKN di tangan presiden terpilih nanti?<br><br>Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono melaporkan nilai investasi yang sudah masuk untuk pembangunan mega proyek IKN, di Penajam Paser Utara, di Kalimantan Timur mencapai Rp49,6 triliun.</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/03/15/kepala-otorita-ikn-investasi-di-ikn-nyaris-tembus-rp50-triliun/">Kepala Otorita IKN: Investasi di IKN Nyaris Tembus Rp50 Triliun</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ramai-Ramai Unggah Form C1 Pilpres, Buat Apa?</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/02/19/ramai-ramai-unggah-form-c1-pilpres-buat-apa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2024 16:29:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=3223</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gerakan sipil untuk mengawal hasil pemilu, seperti kolaborasi KawalPemilu.org, Jaga Pemilu, dan Jaga Suara 2024, membutuhkan transparansi formulir C.HASIL, atau yang dikenal juga form C1 pada 2019. Form ini merupakan hasil perolehan suara per TPS, termasuk dalam penghitungan suara pilpres. Petugas KPPS-lah yang mengisi form ini. Form ini — sesuai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/02/19/ramai-ramai-unggah-form-c1-pilpres-buat-apa/">Ramai-Ramai Unggah Form C1 Pilpres, Buat Apa?</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Ramai-Ramai Unggah Form C1 Pilpres, Buat Apa?" width="640" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/_NCr11yVdjo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Gerakan sipil untuk mengawal hasil pemilu, seperti kolaborasi KawalPemilu.org, Jaga Pemilu, dan Jaga Suara 2024, membutuhkan transparansi formulir C.HASIL, atau yang dikenal juga form C1 pada 2019. Form ini merupakan hasil perolehan suara per TPS, termasuk dalam penghitungan suara pilpres. Petugas KPPS-lah yang mengisi form ini. Form ini — sesuai Peraturan KPU — dapat didokumentasikan warga, yang dipandang co-founder KawalPemilu.prg Elina Ciptadi merupakan &#8216;bentuk transparansi&#8217; pemilu RI. Tak banyak negara yang mengupayakan transparansi ini, kata Elina. Bawaslu sendiri telah mengakreditasi 158 lembaga pemantau pemilu 2024 — 42 di antaranya sudah jadi pemantau pemilu 2019, kata Bawaslu.</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/02/19/ramai-ramai-unggah-form-c1-pilpres-buat-apa/">Ramai-Ramai Unggah Form C1 Pilpres, Buat Apa?</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Terpidana Mati Asal Filipina Mohon Jokowi Bebaskan Putrinya</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/01/11/ibu-terpidana-mati-asal-filipina-mohon-jokowi-bebaskan-putrinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 16:43:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=2716</guid>

					<description><![CDATA[<p>VOA Indonesia &#8211; Ibu dari seorang pengedar narkoba Filipina yang dijatuhi hukuman mati di Indonesia pada Rabu (10/1) memohon kepada Presiden Joko Widodo untuk membebaskan putrinya. Mary Jane Fiesta Veloso, terpidana mati kasus narkoba di lapas kelas IIA Wirogunan Yogyakarta menjadi Juara II Lomba Peragaan Busana memperingati Hari Kartini di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/01/11/ibu-terpidana-mati-asal-filipina-mohon-jokowi-bebaskan-putrinya/">Ibu Terpidana Mati Asal Filipina Mohon Jokowi Bebaskan Putrinya</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>VOA Indonesia &#8211; Ibu dari seorang pengedar narkoba Filipina yang dijatuhi hukuman mati di Indonesia pada Rabu (10/1) memohon kepada Presiden Joko Widodo untuk membebaskan putrinya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><a href="https://www.voaindonesia.com/a/ibu-terpidana-mati-asal-filipina-mohon-jokowi-bebaskan-putrinya/7433885.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="360" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-10.jpg" alt="" class="wp-image-2717" style="width:840px;height:auto" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-10.jpg 640w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-10-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></figure>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>Mary Jane Fiesta Veloso, terpidana mati kasus narkoba di lapas kelas IIA Wirogunan Yogyakarta menjadi Juara II Lomba Peragaan Busana memperingati Hari Kartini di Lapas Kelas IIA Wirogunan Yogyakarta. Ibunya meminta Presiden Jokowi membebaskan putrinya. (Foto: VOA)</strong></h5>



<p>Klik gambar diatas untuk berita selengkapnya…</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/01/11/ibu-terpidana-mati-asal-filipina-mohon-jokowi-bebaskan-putrinya/">Ibu Terpidana Mati Asal Filipina Mohon Jokowi Bebaskan Putrinya</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun IKN Sebagai Kota Cerdas dan Ramah Lingkungan, Sudahkah Sesuai Realita?</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/01/04/membangun-ikn-sebagai-kota-cerdas-dan-ramah-lingkungan-sudahkah-sesuai-realita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 19:22:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=2667</guid>

					<description><![CDATA[<p>VOA Indonesia &#8211; Catatan akhir tahun Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebut kawasan tersebut telah dirancang menuju kota yang bersih, hijau dan lestari. Sementara itu aktivis lingkungan menyebut pembangunan ibu kota baru hanyalah solusi palsu dalam pelestarian lingkungan. Kawasan inti pemerintahan ibu kota baru Indonesia yang dikenal dengan Ibu Kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/01/04/membangun-ikn-sebagai-kota-cerdas-dan-ramah-lingkungan-sudahkah-sesuai-realita/">Membangun IKN Sebagai Kota Cerdas dan Ramah Lingkungan, Sudahkah Sesuai Realita?</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>VOA Indonesia &#8211; <span style="color: rgb(34, 47, 58); font-family: Skolar-Light-Latin, Georgia, Times, &quot;Times New Roman&quot;, serif; font-weight: 700; white-space-collapse: collapse;">Catatan akhir tahun Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebut kawasan tersebut telah dirancang menuju kota yang bersih, hijau dan lestari. Sementara itu aktivis lingkungan menyebut pembangunan ibu kota baru hanyalah solusi palsu dalam pelestarian lingkungan.</span></p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><a href="https://www.voaindonesia.com/a/membangun-ikn-sebagai-kota-cerdas-dan-ramah-lingkungan-sudahkah-sesuai-realita-/7419042.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="360" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-5.jpg" alt="" class="wp-image-2668" style="width:843px;height:auto" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-5.jpg 640w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-5-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></figure>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>Kawasan inti pemerintahan ibu kota baru Indonesia yang dikenal dengan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), di Sepaku, Kalimantan Timur, 8 Maret 2023. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)</strong>.</h5>



<p>Klik Gambar diatas untuk berita selengkapnya.</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/01/04/membangun-ikn-sebagai-kota-cerdas-dan-ramah-lingkungan-sudahkah-sesuai-realita/">Membangun IKN Sebagai Kota Cerdas dan Ramah Lingkungan, Sudahkah Sesuai Realita?</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Politik Misogini Menguat di Pilpres 2024, Ciri Erosi Demokrasi?</title>
		<link>https://lensakawanua.com/2024/01/04/politik-misogini-menguat-di-pilpres-2024-ciri-erosi-demokrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AdminLK]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 19:15:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[VOA Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensakawanua.com/?p=2658</guid>

					<description><![CDATA[<p>VOA Indonesia &#8211; Kampanye pemilu presiden 2024 mulai memanas.  Pertarungan elit politik dan para pendukungnya tidak saja sebatas gagasan dan program, tetapi juga peran tradisional gender.  Bias dan prasangka buruk terhadap perempuan, atau dikenal sebagai misogini, ikut mewarnai pemilu presiden kali ini. Ketua Umum PDI-P Megawati Sukarnoputri dan putrinya, Puan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/01/04/politik-misogini-menguat-di-pilpres-2024-ciri-erosi-demokrasi/">Politik Misogini Menguat di Pilpres 2024, Ciri Erosi Demokrasi?</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>VOA Indonesia &#8211; <strong>Kampanye pemilu presiden 2024 mulai memanas.  Pertarungan elit politik dan para pendukungnya tidak saja sebatas gagasan dan program, tetapi juga peran tradisional gender.  Bias dan prasangka buruk terhadap perempuan, atau dikenal sebagai misogini, ikut mewarnai pemilu presiden kali ini.</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><a href="https://www.voaindonesia.com/a/politik-misogini-menguat-di-pilpres-2024-ciri-erosi-demokrasi-/7419945.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="360" src="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-2.jpg" alt="" class="wp-image-2659" style="width:840px;height:auto" srcset="https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-2.jpg 640w, https://lensakawanua.com/wp-content/uploads/2024/01/image-2-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></figure>



<h5 class="wp-block-heading"><strong>Ketua Umum PDI-P Megawati Sukarnoputri dan putrinya, Puan Maharani, yang saat itu menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Budaya, menghadiri pelantikan Presiden Joko Widodo di Gedung DPR/MPR, 20 Oktober 2019. (Foto: Adek Berry/Pool Photo via AP)</strong>.</h5>



<p>Klik Gambar diatas untuk berita selengkapnya..</p><p>The post <a href="https://lensakawanua.com/2024/01/04/politik-misogini-menguat-di-pilpres-2024-ciri-erosi-demokrasi/">Politik Misogini Menguat di Pilpres 2024, Ciri Erosi Demokrasi?</a> first appeared on <a href="https://lensakawanua.com">LensaKawanua</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
