BI Lakukan Intervensi untuk Bendung Pelemahan Rupiah

Seorang pegawai valas menghitung uang kertas dollar AS dan rupiah, di Makassar, Sulawesi Selatan, 31 Januari 2013. (Foto: Yusuf Ahmad/Reuters)

Mata uang rupiah pada Selasa (16/4) jatuh ke level terlemahnya dalam empat tahun sewaktu pasar kembali dibuka setelah liburan Idulfitri. Anjloknya nilia rupiah ini mendorong bank sentral untuk melakukan intervensi di pasar untuk membendung penurunannya.

Rupiah melemah sebesar 2,27% menjadi 16.200 per dolar AS, yang merupakan level terlemah sejak awal April 2020. Rupiah bahkan menjadi mata uang paling melemah di antara mata uang negara-negara berkembang di Asia.

Meskipun pasar Indonesia sebelumnya tutup karena hari libur, dolar AS menguat setelah data ekonomi AS yang kuat dan kenaikan inflasi menyebabkan pasar mengabaikan ekspektasi kapan Federal Reserve — atau Bank Sentral Amerika — dapat mulai memangkas suku bunga.

Selengkapnya klik gambar diatas…

Next Post

Penggunaan Istilah OPM Membuat Rancu Penyelesaian Konflik Papua

Sat Apr 20 , 2024
Konflik di Papua bagai tak berkesudahan. Jaringan Damai Papua menilai digunakannya kembali istilah Organisasi Papua Merdeka (OPM) membuat rancu penyelesaian konflik di sana. JAKARTA (VOA) — TNI telah menggunakan kembali istilah Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ini sebagai pengganti sebutan kelompok separatis teroris (KST). Peneliti Jaringan Damai Papua Adriana Elisabeth memperingatkan bahwa […]

Anda suka ini